MGS5 EV Namun justru di jalur seperti inilah karakter sebuah kendaraan mulai terlihat. GULIR UNTUK LANJUT BACA Pengalaman tersebut dirasakan saat VIVA menjajal MGS5 EV dalam perjalanan dari Cibubur menuju Lembang dan Bandung, dengan total rute sekitar 320 kilometer. Perjalanan dimulai dari kawasan perkotaan Jakarta Timur menuju Meikarta, dilanjutkan ke Meikarta Speedway, sebelum akhirnya masuk ke jalur perbukitan Lembang.Di jalan tol, karakter mobil terasa tenang. Akselerasi khas kendaraan listrik hadir spontan, tetapi tidak agresif berlebihan. Konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) membuat distribusi tenaga terasa lebih natural, terutama ketika mobil diajak berpindah jalur dalam kecepatan menengah.Masuk ke area Meikarta Speedway, pengendalian mulai terasa menjadi salah satu kekuatan utama mobil ini. Setir terasa presisi dan cukup komunikatif untuk ukuran SUV keluarga. Saat diajak bermanuver cepat, bodi mobil masih terasa stabil, dibantu penggunaan suspensi belakang model 5-link yang mampu menjaga keseimbangan kendaraan.Karakter “fun to drive” mulai muncul di sini. Mobil terasa mudah diarahkan tanpa membuat pengemudi cepat lelah.Pengujian sebenarnya baru dimulai ketika perjalanan berlanjut menuju Junglemilk Cikole, Lembang. Jalur berbatu dan tanjakan curam menjadi tantangan berbeda dibanding lalu lintas perkotaan.Di beberapa titik, visibilitas jalan cukup terbatas karena kontur tanjakan dan tikungan. Fitur 360-degree HD Surround View Camera menjadi salah satu perangkat yang paling terasa manfaatnya. Kamera mampu membantu membaca posisi roda terhadap batu atau sisi jalan yang sempit, terutama saat mobil harus bergerak perlahan di area tidak rata.Menariknya, setir tetap terasa ringan namun akurat. Mobil juga tidak menunjukkan gejala limbung berlebihan ketika melewati kombinasi tikungan dan permukaan jalan bergelombang.Selain pengendalian, sektor pengereman juga memberikan rasa percaya diri. Respons rem terasa halus tetapi tetap kuat ketika dibutuhkan, terutama saat menghadapi turunan panjang khas kawasan pegunungan. Dukungan Hill Descent Control membantu menjaga kecepatan mobil tetap stabil tanpa harus terlalu sering menginjak pedal rem.MGS5 EV juga dilengkapi sejumlah teknologi bantuan berkendara atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi. Fitur seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, hingga Blind Spot Detection membantu mengurangi beban berkendara selama perjalanan jauh.Meski rute yang ditempuh cukup panjang dan beragam, kabin mobil tetap terasa nyaman. Suspensi bekerja cukup baik meredam getaran dari jalan berbatu, sementara posisi duduk dan pengaturan jok elektrik membuat pengemudi tidak cepat lelah.Untuk penumpang, ruang kabin terasa lega. Fitur seperti ventilated seat, auto AC, wireless charger, hingga head unit 12,8 inci dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto membuat perjalanan panjang terasa lebih santai.MG menyebut pengembangan MGS5 EV membawa filosofi “Because Everyone Matters”, yang berarti kendaraan dirancang untuk memperhatikan kebutuhan seluruh pengguna di dalam mobil, bukan hanya pengemudi.Hal tersebut terlihat dari pendekatan mobil ini yang tidak hanya fokus pada performa atau efisiensi baterai, tetapi juga kenyamanan seluruh penumpang selama perjalanan jauh. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Saat ini, MGS5 EV dipasarkan dalam dua varian, yakni Ignite dengan harga Rp333,9 juta dan Magnify seharga Rp355.9 juta. Keduanya menggunakan baterai 49 kWh dengan jarak tempuh hingga 415 kilometer.Dari pengujian lintas kota hingga jalur berbatu Lembang, MGS5 EV menunjukkan bahwa SUV listrik kini bukan lagi sekadar kendaraan perkotaan. Mobil ini mulai mampu menawarkan pengalaman berkendara yang lengkap nyaman dipakai harian, tetapi tetap menyenangkan ketika diajak keluar kota