Memarkir kendaraan di ruang sempit, terutama secara paralel, kerap menjadi momok bagi banyak pengemudi. Tidak jarang, keringat dingin bercucuran saat harus bermanuver di sela-sela kendaraan lain. Namun, inovasi teknologi kendaraan listrik (EV) kini mulai menawarkan solusi yang tidak hanya praktis, tetapi juga terlihat futuristik. Salah satu seperti "Parkir Pendulum" (Pendulum Parking) yang disematkan pada New Avatr 12. Fitur ini bukan sekadar gimik pemasaran, melainkan sebuah demonstrasi kecanggihan teknis yang dimungkinkan berkat platform sasis terbaru mereka. Changan pamer fitur Pendulum Parking pada Avatr 12 Saya berkesempatan untuk melihat "aksi" tersebut langsung di Dianjiang Proving Ground, China, bersama Changan Indonesia, belum lama ini. Kecanggihan di Balik Taihang Intelligent Chassis 2.0 Fitur Parkir Pendulum hadir sebagai bagian dari ekosistem Taihang Intelligent Chassis 2.0, yang merupakan platform sasis canggih dikembangkan Changan Automobile untuk memberikan fleksibilitas pergerakan yang lebih luas pada kendaraan listrik. Menurut penjelasan dari seseorang staf di Changan, secara teknis, kemampuan ini memungkinkan New Avatr 12 untuk bergerak dengan presisi tinggi yang sebelumnya mungkin sulit dicapai oleh mobil konvensional. Sistem ini mengintegrasikan antara software manajemen motor listrik dengan perangkat keras sasis yang mampu berinteraksi secara independen. Changan pamer fitur Pendulum Parking pada Avatr 12 Cara Kerja Parkir Pendulum Lantas, bagaimana sebenarnya mobil ini "berayun" ke dalam ruang parkir? Prinsip kerjanya cukup cerdas, memanfaatkan hukum mekanika dasar yang dipadukan dengan kontrol torsi motor listrik yang presisi. "Ketika fitur Parkir Pendulum diaktifkan, sistem akan mengunci salah satu roda depan untuk dijadikan sebagai titik poros (pivot point). Sementara itu, motor listrik di bagian belakang akan bekerja dengan melakukan rotasi mundur diferensial secara independen," kata staf tersebut. Artinya, satu motor roda belakang akan memutar roda ke arah depan, sementara motor roda belakang lainnya memutar roda ke arah sebaliknya (mundur). Hasilnya, kendaraan akan berayun mengelilingi roda depan yang terkunci tadi. Pergerakan ini memungkinkan bagian belakang mobil "tersapu" atau berayun masuk secara menyamping ke dalam ruang parkir. Jika dibayangkan, mobil tersebut berperilaku layaknya ujung jarum jam yang berputar pada porosnya, namun dengan kontrol yang sangat terkalkulasi untuk menempatkan bodi kendaraan tepat di posisi yang diinginkan. Test drive mobil Changan di Dianjiang Proving Ground, Chongqing, China Revolusi Manuver Parkir Kehadiran fitur ini pada New Avatr 12 menegaskan masa depan kendaraan listrik bukan hanya soal baterai yang besar atau tenaga yang melimpah, melainkan juga tentang usability atau kemudahan penggunaan. Teknologi seperti Parkir Pendulum ini menjawab kebutuhan pengemudi di area perkotaan yang padat, di mana ruang parkir semakin terbatas. Dengan bantuan sensor-sensor yang tertanam di sekeliling kendaraan, sistem ini memastikan manuver berlangsung aman dan presisi, meminimalisasi risiko benturan dengan objek di sekitar. Inovasi ini menjadi bukti bahwa platform sasis modern tidak hanya dituntut untuk stabil saat dipacu di kecepatan tinggi, tetapi juga harus mampu "menari" dengan lincah di area parkir yang sempit. Bagi konsumen, tentu saja ini menjadi nilai tambah yang sangat fungsional. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang