Audio Plus Indonesia memperkenalkan Revolution 7A4 v2, amplifier empat kanal yang dikembangkan dan direkayasa di Indonesia. Produk ini menjadi model flagship Crescendo yang mengusung filosofi Zero Coloration, yakni meminimalkan karakter tambahan dari amplifier agar karakter asli rekaman tetap terjaga. Pengembangannya dipimpin Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Group sekaligus founder dan desainer utama Crescendo. Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Group sekaligus founder dan desainer utama Crescendo Sistem Audio Mobil Dalam sistem audio mobil, amplifier tidak sekadar berfungsi memperbesar daya. Perangkat ini juga berperan meneruskan detail, dinamika, dan perubahan energi musik ke speaker. Tantangannya, perangkat tersebut bekerja di ruang kabin yang relatif kecil dengan posisi speaker dan pendengar yang tidak selalu ideal. Karena itu, Crescendo menggunakan jalur sinyal yang dibuat sesederhana mungkin untuk mengurangi tambahan karakter suara. Pendekatan ini ditujukan agar vokal terdengar natural, respons suara tetap cepat, dan bass terkontrol. Pengembangan dilakukan melalui kombinasi pengukuran teknis dan evaluasi mendengarkan. Setiap rancangan diperiksa untuk mengidentifikasi artefak yang berpotensi memengaruhi reproduksi suara, kemudian diuji kembali melalui sesi mendengarkan dalam waktu lebih panjang. “Kami tidak mengembangkan amplifier untuk menghasilkan kesan berlebihan dalam lima menit pertama. Pertanyaan kami selalu sama, apakah musik tetap terasa natural, hidup, dan nyaman setelah didengarkan dalam perjalanan panjang?," kata Andreas dikutip Rabu (19/8/2026). "Pengukuran menjadi dasar, tetapi pengalaman mendengarkan menentukan keputusan akhir,” tambahnya. Revolution 7A4 v2 Tanpa DSP dan Crossover Internal Revolution 7A4 v2 menggunakan arsitektur Pure Amplification tanpa crossover maupun DSP internal. Pengolahan sinyal dapat dilakukan melalui perangkat lain dalam sistem audio. Crescendo juga menerapkan preamp bypass dan menghilangkan inverting module untuk membuat jalur sinyal lebih langsung. Pembaruan lainnya terdapat pada Buffered Voltage Amplifier Stage (VAS) yang berperan mengendalikan kerja transistor keluaran. Kemampuan arus pada bagian ini diklaim mencapai hingga 400 kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Angka tersebut tidak menunjukkan peningkatan daya amplifier hingga 400 kali, melainkan kemampuan arus pada rangkaian VAS. Rancangan tersebut dipadukan dengan transistor final ON Semiconductor MJW, yang ditujukan untuk menjaga respons terhadap perubahan energi musik sekaligus membantu pengendalian speaker. Digunakan pada Kompetisi Revolution 7A4 v2 juga digunakan dalam sistem audio kompetisi. Pada 2026 EMMA Eurofinal, amplifier ini menjadi penguat daya utama pada delapan sistem yang berhasil meraih piala. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari keseluruhan sistem audio dan pengerjaan tim pada masing-masing kendaraan. Namun, penggunaan amplifier tersebut menunjukkan penerapannya pada konfigurasi yang membutuhkan presisi, kestabilan, dan konsistensi. Melalui Revolution 7A4 v2, Crescendo melanjutkan pengembangan perangkat audio mobil yang dirancang di Indonesia dengan menempatkan kualitas reproduksi musik dan kenyamanan mendengarkan sebagai fokus utama.