Pertamina Lubricants terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada saat membeli pelumas kendaraan. Sebab masih ada pelumas palsu yang beredar di pasaran dan berpotensi merugikan konsumen. Karena itu, perusahaan gencar melakukan kampanye edukasi agar pengguna kendaraan dapat mengenali ciri-ciri oli asli dan tidak tertipu membeli produk palsu. VP Marketing PT Pertamina Lubricants Nugroho Setyo Utomo mengatakan, edukasi kepada konsumen menjadi salah satu langkah penting untuk menekan peredaran pelumas palsu. Pertamina Lubricants resmi meluncurkan Enduro Service, yaitu layanan bengkel yang berlokasi di area Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). "Kita tetap lakukan kampanye, ini kenapa kami cukup gencar juga untuk (mengedukasi), itu adalah satu saluran eduksi kami kepada konsumen, untuk menjelaskan bahwa produk Pertamina (lubricants) yang asli seperti apa," kata Nugroho, beberapa waktu lalu. Menurut dia, oli palsu tidak hanya merugikan dari sisi kualitas, tetapi juga bisa berdampak pada keselamatan kendaraan. Sebab, pelumas memiliki standar dan sertifikasi tertentu yang harus dipenuhi. "Ada ciri-cirinya. Kenapa ini kami gaungkan terus karena berhubungan dengan keselamatan. Karena penggunaan pelumas ini ada sertifikasi," kata Nugroho. Ia menjelaskan, pelumas bukan sekadar cairan biasa. Di dalamnya terdapat teknologi yang dirancang khusus agar sesuai dengan kebutuhan mesin tertentu. Pertamina Lubricants luncurkan oli mesin terbaru Fastron Diesel 5W-30 di GIIAS 2025 "Ini seperti fluid (cairan) yang tapi ada teknologinya, yang harus cocok pelumas ini dipakai untuk ini, jika salah aplikasi itu yang kami hindari," kata Nugroho. Karena itu, konsumen disarankan membeli oli di bengkel resmi atau toko terpercaya. Selain itu, perhatikan juga kondisi kemasan, segel, hingga label produk untuk memastikan pelumas yang dibeli benar-benar asli. Dengan memahami ciri-ciri oli asli, diharapkan masyarakat tidak mudah tertipu oleh produk palsu yang dijual dengan harga lebih murah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang