Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta akan dimulai pada pukul 07.00 WIB, Sabtu (21/3/2026). Terbuka untuk masyarakat umum, pelaksanaan Shalat Ied tingkat kenegaraan ini diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah. Seiring dengan itu, pengelola telah menyiapkan sejumlah titik parkir di sekitar kawasan Istiqlal untuk mengakomodasi kendaraan pribadi. Sejumlah pengendara sepeda motor tampak memarkirkan kendaraannya secara liar di bahu Jalan Veteran kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (10/8/2025). Berdasarkan siaran pers resmi Masjid Istiqlal, pelaksanaan Shalat Id akan dipimpin oleh imam Ahmad Husni Ismail dengan badal imam Ahmad Rofiuddin Mahfudz. Sementara khotbah akan disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhadi Hasan, dengan tema “Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”. Lokasi Parkir yang Disediakan Jamaah dapat memanfaatkan beberapa kantong parkir berikut: Basement Masjid Istiqlal B1 dan B2 (kapasitas sekitar 600 mobil) Gedung Pertamina (300 mobil dan 300 motor) Kementerian Agama (200 mobil dan 300 motor) Lapangan Banteng (300 mobil dan 200 motor) Gereja Katedral Jakarta (150 motor) Kantor Pos (150 mobil dan 100 motor) Santa Maria (75 mobil dan 50 motor) Gedung Kesenian Jakarta (50 mobil) Area belakang Gedung TNI AD (50 mobil dan 50 motor) Santa Ursula (100 mobil dan 100 motor) Sementara itu, area parkir di Mabes TNI AD dikhususkan bagi kendaraan tamu negara, seperti menteri dan para duta besar. Lahan parkir Masjid Istiqlal digunakan oleh jemaat Misa Natal Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (24/12/2016). Akses Masuk Untuk mendukung kelancaran arus jamaah, akses masuk diatur melalui beberapa gerbang utama, yakni: Gerbang 2 Al-Ghaffar dari arah Jalan Perwira Gerbang 3 Al-Aziz dan Gerbang 4 Al-Jabbar dari arah Lapangan Banteng Gerbang 5 Al-Fattah dari arah Gereja Katedral Gerbang 6 Al-Mukmin dari arah Stasiun Gambir, Pasar Baru, dan sekitarnya Jamaah diimbau datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, serta mempertimbangkan penggunaan transportasi umum guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Istiqlal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang