BangkokLegenda Formula 1, Stefano Modena, menjadi peracik performa ban mobil Bridgestone. Pebalap Formula 1 era 1990-an itu kini bertugas menjadi Technical Marketing Manageri di Bridgestone Rome Technical Center di Roma, Italia."Ya, hubungan dengan Bridgestone bermula pada akhir tahun 1978, kemudian setelah kemenangan world championship saya, Teguchi-san, salah satu operator, datang ke Milan dan kami setuju untuk memulai kolaborasi bersama. Kami menandatangani kontrak untuk bertahun-tahun mengembangkan ban go-kart. Dan kemudian dari sana, kami memulai hubungan ketika saya memenangkan Formula 3 di Eropa dengan ban Bridgestone," kata Modena saat ditemui di Bangkok, Thailand baru-baru ini.Sebagai pebalap, Modena memiliki sederet pengalaman balapan. Tahun 1975 sampai 1984, Modena melakoni balap karting dan meraih gelar Junior World Champion, beberapa gelar Eropa, Italia, Amerika dan Asia. Tahun 1985 sampai 1986, ia mengikuti Formula 3. Di balapan itu, Modena memenangkan empat balapan dan meraih gelar Formula 3 Eropa 1986. Setahun kemudian, ia mengikuti Formula 3000.Dan di tahun 1988 sampai 1992, Modena menjadi pebalap Formula 1 untuk tim Eurobrun, Brabham, Tyrrel, dan Jordan. Di Formula 1, Modena meraih beberapa kali podium, tepatnya di Monako dan Montreal. Pada tahun 1991, Modena menduduki peringkat 8 dalam drivers championship secara keseluruhan."Akhirnya ketika saya berhenti untuk balapan, mereka (Bridgestone) mengajukan saya untuk menjadi pekerja di Techincal Center di Roma, di mana saya masih bekerja di sana (sampai saat ini). Hari ini, saya adalah Technical Marketing Manager di Bridgestone," ujar Modena.Stefano Modena, mantan pebalap F1 jadi peracik ban Bridgestone Foto: Dok. BridgestoneDia mulai mengerjakan proyek seri ban Adreanaline, ban performa tinggi Bridgestone yang dirancang untuk performa dan penggunaan harian. Dalam pengembangan ban itu, Modena terjun langsung ke pasar untuk mengetahui permintaan konsumen."Seluruh Technical Marketing Manager itu sebenarnya masuk ke pasar, memahami kebutuhan konsumen dan mencoba memproduksi jenis ban terbaik untuk mereka gunakan dalam perjalanan atau pergerakan sehari-hari dengan mobil mereka. Saya juga bertanggung jawab untuk ban touring, ban sporty, dan ban truk dan juga ban 4x4," katanya.Bridgestone meluncurkan ban Potenza Adrenalin RE005 untuk mobil-mobil performa tinggi dan mobil listrik. Foto: Rangga RahadiansyahModena juga menjadi orang di balik pengembangan ban terbaru Bridgestone Potenza Adrenalin RE005. Ban itu dirancang untuk kendaraan performa tinggi seperti Toyota GR86 hingga mobil listrik Tesla. Meski untuk penggunaan performa tinggi, ban ini dirancang efisien untuk penggunaan harian. Tidak ada ban yang menerima persetujuan akhir tanpa tanda tangan pribadi dari Modena."Ada banyak tantangan (selama melakukan pengembangan ban). Bayangkan memulai mengambil indikasi dari video adalah suatu hal yang cukup sulit. Tapi kemudian, berdasarkan pengalaman, berdasarkan dukungan Jepang, pusat teknis, dan diri kita, kontribusi saya dalam proyek ini, kami jelas memahami apa yang menjadi target ideal. Dan kami benar-benar bekerja banyak. Juga kami sampai menunda peluncuran ban karena kami belum puas dengan itu. Jadi itu adalah tantangan besar bagi kami," ujar Modena.