Pembalap Aprilia Racing Team, Jorge Martin Tim Aprilia Racing menatap optimistis seri pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand. Modal kuat didapat setelah menjalani dua hari uji coba resmi yang intens, dengan performa kompetitif dari duet pembalap Marco Bezzecchi dan Jorge Martín. Bezzecchi menjadi salah satu sorotan selama rangkaian pengujian pramusim yang berlangsung di Sepang hingga Buriram. Pembalap asal Italia tersebut mendapat kesempatan menjajal motor terbaru RS-GP26 selama lima hari tes dan menunjukkan adaptasi yang cepat bersama kuda pacu pabrikan Noale itu. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Konsistensi performanya di lintasan menjadi indikasi positif bagi Aprilia Racing. Chemistry yang terbentuk antara Bezzecchi dan RS-GP26 dinilai sebagai hasil kerja pengembangan teknis tim balap, sekaligus memberi sinyal potensi untuk bersaing di barisan depan saat musim resmi dimulai.“Uji coba berjalan cukup lancar. Kami bekerja keras dan hal ini membantu kami dalam memahami performa RS GP26. Saya merasa sangat puas, meskipun tetap ada perbedaan yang cukup signifikan antara uji coba dengan seri balapan,” ujar Bezzecchi, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi Aprilia, Kamis 26 Februari 2026.Ia menambahkan bahwa tim kini memiliki waktu untuk menganalisis data serta mengidentifikasi area yang masih perlu ditingkatkan sebelum balapan dimulai. Bezzecchi pun mengaku tidak sabar kembali ke lintasan untuk mempertahankan ritme positif yang sudah terbentuk selama tes.Sementara itu, Jorge Martín juga menunjukkan perkembangan setelah dinyatakan fit oleh Tim Medis FIM Grand Prix menjelang tes di Buriram. Pembalap Spanyol tersebut menuntaskan pengujian dua hari di Thailand dengan finis posisi kedelapan, dengan fokus utama pada pemulihan rasa percaya diri bersama motor RS-GP.Bagi Martín, keikutsertaan dalam tes pramusim menjadi langkah penting untuk kembali kompetitif setelah menghadapi cedera pada musim sebelumnya. Ia menilai kondisi fisik yang semakin membaik serta peningkatan performa motor menjadi bekal menghadapi seri pembuka.“Saya sangat antusias untuk memulai musim ini setelah berbagai kesulitan yang saya alami tahun lalu akibat cedera. Secara fisik, saya merasa jauh lebih baik, dan sangat positif bisa ikut serta dalam tes pra-musim di Buriram untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin di sesi balapan,” kata Martín. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Sirkuit Internasional Chang sendiri dikenal sebagai lintasan yang menuntut performa motor sekaligus presisi pembalap. Dibangun pada 2014 dan mulai menjadi tuan rumah MotoGP sejak 2018, trek sepanjang 4.550 meter ini memiliki 12 tikungan yang terdiri dari tujuh tikungan kanan dan lima tikungan kiri.Karakter lintasan yang memadukan trek lurus panjang dengan zona pengereman keras menjadikan Chang sebagai arena ujian bagi keseimbangan akselerasi, stabilitas, serta performa pengereman motor. Kondisi tersebut diperkirakan akan menjadi panggung menarik bagi Aprilia Racing untuk menguji daya saing RS-GP26 di awal musim.