Pengemudi mungkin sering menemukan pola parkir dengan posisi belakang mobil menghadap ke dalam slot parkir. Metode ini dikenal sebagai reverse parking atau parkir mundur. Artinya, kendaraan masuk ke slot parkir dengan cara mundur sehingga ketika hendak keluar, bagian depan mobil sudah menghadap ke jalur lalu-lintas. Metode tersebut banyak diterapkan di area parkir gedung, pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga area parkir terbuka. Selain membuat posisi kendaraan lebih rapi, parkir mundur juga dinilai lebih aman ketika kendaraan akan meninggalkan slot. Pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, posisi tersebut membuat pengemudi memiliki visibilitas yang lebih baik ketika keluar dari tempat parkir. Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang terparkir di salah satu sudut area parkir Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/9/2022). Kondisi sekitar Jusri mengatakan, reverse parking menjadi salah satu metode yang paling efisien karena pengemudi dapat lebih mudah mengontrol kondisi di sekitar kendaraan ketika hendak keluar. “Karena reverse parking itu nyaris yang paling efisien dan efektif ketika mereka mau jalan. Karena visibility-nya luas, sehingga mudah mengontrol," kata Jusri kepada Kompas.com, akhir pekan lalu. “Di parking lot yang dibuat slot-slot parking, umumnya itu diperuntukkan untuk reverse parking," ujarnya. Dengan posisi mobil yang sudah menghadap ke jalur lalu-lintas, pengemudi cukup menggerakkan kendaraan ke depan ketika meninggalkan slot parkir. “Reverse parking itu yang paling efisien dan efektif ketika berada di area parkir. Gerakan pertamanya adalah maju, khususnya pada saat dia keluar dari parking itu," katanya. Karena itu, reverse parking bukan sekadar soal kemudahan saat memasukkan mobil ke slot. Posisi tersebut juga membuat kendaraan lebih siap ketika hendak meninggalkan area parkir. Aktivitas anggota Indonesia Mini Club (IMC) pada hari jadi ke-8 di area parkir gedung A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020). Genap 8 tahun klub mini terbesar di Indonesia rayakan dengan konvoi dari Senayan ke Serpong. Forward parking Kondisi ini berbeda dengan kendaraan yang diparkir dengan posisi bagian depan masuk lebih dahulu atau forward parking. Menurut Jusri, persoalan utama forward parking bukan hanya saat kendaraan masuk ke slot, tetapi juga ketika pengemudi hendak keluar. “Karena kalau menggunakan forward parking, yang masuknya ke dalam, itu justru yang paling sulit. Untuk masuk dia sulit, untuk keluar dia juga sulit," katanya. Pada metode tersebut, ketika hendak keluar, pengemudi harus terlebih dahulu memundurkan kendaraan ke jalur yang dilalui kendaraan lain.