Motor listrik memang menjadi teknologi terbaru di dunia otomotif. Seiring berjalannya waktu, mulai banyak orang yang beralih juga dari motor konvensional ke listrik, apalagi setelah merasakan manfaatnya. Namun, bagi pemilik pemula, ada kebiasaan harian yang sering kali salah kaprah tetapi terus dilakukan, salah satunya adalah cara mengecas (charging) baterai motor listrik. Aktivitas yang paling umum terjadi adalah pemilik langsung mencolokkan charger ke motor listrik sesampainya mereka di rumah setelah menempuh perjalanan. Padahal, kebiasaan ini justru tidak baik untuk kesehatan baterai. Ilustrasi fast charging buat mengecas motor listrik Hernest, Owner dari Bogor Battery Electric Motion (BEMo), bengkel spesialis baterai kendaraan listrik, menjelaskan bahwa saat motor baru saja selesai digunakan, kondisi komponen di dalam baterai masih sangat panas akibat proses pengeluaran daya (discharge). "Ketika motor kita sampai (rumah), biarkan dia turun dulu suhunya. Karena perangkat elektronik itu masih panas habis discharge, keluar banyak tenaga. Tiba-tiba dihantam lagi (dicas)," kata Hernest kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2026). Hernest memberikan analogi, misalkan habis olahraga seperti lari tapi langsung makan berat. Pasti tidak nyaman, ingin muntah. Padahal yang diinginkan setelah olahraga itu minum air untuk membuat suhu tubuh lebih adem, begitu juga dengan baterai. Oleh karena itu, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memberikan jeda waktu agar suhu baterai kembali normal atau mendingin. Urutan Mencolok Charger yang Benar Selain faktor suhu, Hernest juga menyoroti kesalahan urutan saat mencolokkan kabel pengisi daya. Banyak pemilik motor listrik yang menyambungkan soket pengisi daya ke motor terlebih dahulu, baru kemudian mencolokkan kepala adaptor ke stopkontak listrik. Langkah ini dinilai keliru. Urutan pengisian daya yang benar dan aman untuk menjaga komponen adalah sebagai berikut: Colok ke Sumber Listrik Rumah Dahulu: Sambungkan kepala adaptor charger ke stopkontak listrik di rumah terlebih dahulu. Tunggu 10 Detik: Diamkan adaptor selama kurang lebih 10 detik dalam kondisi hidup. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu pemanasan (warming up) pada komponen penghantar atau penahan arus di dalam perangkat charger. Colok ke Motor Listrik: Setelah perangkat siap dan stabil, barulah colokkan soket pengisi daya ke lubang pengisian di motor listrik. "Pengaruh kesalahan ini memang tidak sampai membuat meledak, tidak ada. Tapi dampaknya langsung ke umur pemakaian baterai," kata Hernest. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang