Jakarta akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Rallycross atau FIA Rallycross World Cup 2026. Balapan yang menggabungkan lintasan aspal dengan tanah atau kerikil itu akan digelar di Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta.Badan pengatur olahraga otomotif dunia, Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), mengkonfirmasi Jakarta akan menjadi tuan rumah FIA Rallycross World Cup 2026 perdana pada 5-6 Desember 2026.FIA Rallycross World Cup di Jakarta akan berlangsung di Sirkuit E-Prix Internasional Jakarta, yang terletak di Ancol, Jakarta Utara. Sirkuit tersebut akan mengalami transformasi rallycross yang menggabungkan tata letak permukaan campuran yang dirancang untuk memberikan tantangan bagi para pembalap. Di dunia balap reli, sebenarnya ada juga balapan World Rally Championship atau WRC. Format balapan FIA Rallycross World Cup dengan WRC berbeda. Apa saja bedanya?RallycrossDikutip situs Red Bull, pada balapan Rallycross, para pebalap akan menghadapi sirkuit pendek yang menggabungkan aspal dengan kerikil atau tanah. Mereka bermanuver di antara kecepatan eksplosif dan tikungan tajam.Jenis balap ini berlangsung di sirkuit pendek dan tertutup yang menggabungkan permukaan aspal dan tanah. Balapan rallycross singkat, sering kali hanya berlangsung beberapa menit dan ditandai dengan start berkelompok, berbeda dengan start individu pada reli tradisional seperti WRC.Mobil rallycross berukuran kecil, sangat lincah, dan dirancang untuk akselerasi cepat serta manuver yang ketat. Kendaraan yang digunakan sangat mirip dengan yang digunakan di WRC.Rallycross penuh dengan aksi balapan wheel to wheel dan saling menyalip. Olahraga ini sangat populer di Skandinavia, Belanda, Inggris Raya, dan Prancis.WRCWorld Rally Championship (WRC). Foto: Getty Images/Massimo BettiolFormat balapan WRC berbeda dengan Rallycross. Pebalap WRC biasanya berlomba di jalan raya sungguhan dan lingkungan yang berubah untuk setiap reli.Reli WRC dilombakan di berbagai permukaan. Aspal, kerikil, salju, dan es semuanya ada selama musim WRC. Pembalap WRC harus mampu beradaptasi dengan kondisi yang berubah.WRC berlangsung di jalan umum yang ditutup, berbeda dengan Rallycross yang digelar di sirkuit. Balapan dibagi menjadi beberapa stage. Tidak ada start berkelompok seperti di Rallycross. Pada WRC ini, kecepatan pereli diadu dengan format time trial. Di WRC tidak ada aksi saling menyalip, tetapi banyak aksi kecepatan tinggi untuk dinikmati.