Pemilihan motor trail buat program makan bergizi gratis (MBG) menjadi tanda tanya besar. Kabarnya, motor listrik itu disiapkan untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).Motor listrik itu adalah model Emmo JVX GT. Dikutip dari situs resmi Emmo, Emmo JVX GT adalah motor listrik adventure bertenaga hingga 7.000 W dengan jarak tempuh 70 km. Motor ini dirancang untuk segala medan, bisa dipacu di jalan raya maupun offroad. Jarak tempuh 70 km diklaim ideal untuk perjalanan harian maupun petualangan outdoor.Motor listrik ini dibekali baterai berkapasitas 72v 31Ah, kompatibel dua baterai dan mudah dilepas. Emmo mengklaim, JVX GT mendukung fast charging dengan pengisian dari 30 persen sampai 80 persen cuma butuh waktu 1 jam. Dikutip dari situs resminya, Emmo JVX GT dijual dengan harga Rp 56,8 juta. Walaupun, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut pihaknya dapat harga Rp 42 juta untuk satu unit motor listrik itu.Pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan, motor listrik dipilih mungkin karena sejalan dengan rencana pemerintah untuk mengelektrifikasi kendaraan di Indonesia. Namun, pemilihan jenis motor trail yang harganya Rp 50 jutaan menjadi pertanyaan."Kalau dipilih motor listrik, di satu sisi ingin sejalan dengan harapan Presiden supaya masyarakat beralih ke kendaraan listrik, untuk mengurangi beban pemerintah dalam pengadaan BBM. Tetapi, pertanyaannya, kebutuhannya untuk apa? Disampaikan 20 ribu unit, untuk apa sebesar itu?" ujar Bebin kepada detikOto, Kamis (9/4/2026).Bebin berpendapat, kepala SPPG harusnya menggunakan motor roda tiga dengan boks di belakang. Kalaupun menggunakan kendaraan listrik, motor roda tiga bisa menggunakan tenaga listrik."Pendapat saya, bayangan saya ketika posisinya terpencil yang dibutuhkan apa iya motor? Kalau zaman dulu kita masih ingat bapak petani memasang keranjang dua buah di sepedanya untuk mengangkut hasil bumi, ya mungkin sekarang motor. Sampai di situ saya masih mencoba memahami. Tetapi, teknologi sudah maju. Dan sebetulnya sudah ada contohnya, kendaraan roda tiga. Tetapi dalam hal ini, kendaraan bertenaga baterai. Ini pemikiran rasional," ucap Bebin.Dengan menggunakan motor roda tiga bertenaga listrik, maka bisa dimanfaatkan juga untuk mengantarkan MBG. Bahkan, menurut Bebin, boks di motor roda tiganya bisa dilengkapi dengan penghangat makananya."Apa iya kepala dapur perlu naik motor mewah (motor trail) begitu? Kalau buat MBG, kan (motor roda tiga) bisa sekalian buat nganter. Udah lihat kan yang modelnya kayak box? Karena bertenaga baterai, box-nya itu bisa dikasih penghangat. Jadi makanan sampai di generasi penerus kita makanan yang masih hangat," saran Bebin."Sebagai kepala dapur kan nggak kayak mandor dateng gitu doang kan, bayangan saya loh ya. Tetapi kan kalau namanya kerja sama dengan tim, bisa saja dititip Pak kalau lewat situ sekalian bawa ini ya. Kan jadi multifungsi," sambungnya.