Harley-Davidson bersiap melakukan “reset” bisnis menyusul penurunan kinerja keuangan pada kuartal yang berakhir 31 Desember 2025. Langkah ini berpotensi berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari efisiensi perusahaan. Dikutip dari Visordown, pada laporan kinerja terbaru, pendapatan Harley-Davidson turun 28 persen secara tahunan. Dewan direksi kini berupaya membalikkan situasi di tengah tekanan pasar global. Harley-Davidson Nightster Special CEO Harley-Davidson, Artie Starrs, yang resmi menjabat pada Agustus 2025, menegaskan perusahaan perlu mengembalikan “disiplin” dalam lingkungan operasionalnya. Ia menargetkan penurunan biaya operasional hingga 150 juta dollar Amerika melalui evaluasi menyeluruh struktur biaya. “Kami melakukan tinjauan menyeluruh dan ketat terhadap basis biaya serta beban operasional, didukung spesialis pihak ketiga,” ujar Starrs. “Overheat korporasi, kapasitas manufaktur, dan total biaya operasional kami saat ini dibangun untuk volume yang jauh lebih tinggi dibanding permintaan saat ini, dan ketidaksesuaian ini akan kami atasi secara langsung,” kata Starrs. Mengutip laporan Milwaukee Business Journal, juru bicara Harley-Davidson mengonfirmasi bahwa sebagian penghematan akan berasal dari pengurangan jumlah karyawan. Namun, manajemen belum merinci jumlah maupun posisi yang terdampak. Kondisi ini terjadi ketika industri global menghadapi pelemahan kepercayaan konsumen, biaya pinjaman yang tinggi, serta ketidakpastian geopolitik. Bagi Harley-Davidson, perampingan struktur dan penyesuaian produksi dinilai menjadi kebutuhan finansial untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Sebelumnya perusahaan telah menjalankan strategi Rewire dan Hardwire. Kini, fase “reset” menjadi babak baru bagi pabrikan motor legendaris asal Amerika Serikat tersebut untuk memulihkan momentum dan memperkuat fondasi di tengah pasar yang menantang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang