Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Meski demikian, penyelenggaraan hari pertama masih dikhususkan bagi kalangan media, sebelum dibuka untuk masyarakat umum mulai, Kamis (30/7/2026). Pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut kembali menjadi ajang bagi para agen pemegang merek (APM) untuk memperkenalkan produk, teknologi, hingga strategi bisnis terbaru. Sejumlah model baru, termasuk kendaraan elektrifikasi, dijadwalkan melantai selama pameran yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026. GIIAS ke-33 Perkuat Industri Otomotif Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika mengatakan, penyelenggaraan tahun ini memiliki arti penting karena menjadi gelaran GIIAS yang ke-33 sejak pertama kali diadakan. Menurutnya, GIIAS tidak hanya menjadi ajang pamer kendaraan terbaru, tetapi juga berperan sebagai wadah untuk memperkuat ekosistem industri otomotif nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. “GIIAS bukan sekadar pameran otomotif tahunan, melainkan sebuah momentum strategis untuk terus menggerakkan, memperkuat, dan mendorong pertumbuhan industri otomotif masa depan,” ujar Putu, dalam sambutannya di ICE BSD, saat pembukaan Press Day GIIAS 2026, Rabu (29/7/2026). Suasana pameran otomotif GIIAS 2026 Putu menjelaskan, kondisi ekonomi global yang masih diwarnai berbagai ketidakpastian tidak menyurutkan optimisme pelaku industri otomotif terhadap pasar Indonesia. Bahkan, penyelenggaraan GIIAS dinilai menjadi bukti bahwa Indonesia tetap memiliki daya tarik sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di kawasan. “Di tengah tantangan dan dinamika ekonomi global, GIIAS hadir sebagai katalis penting yang membuktikan ketahanan potensi pasar Indonesia,” kata Putu. Lebih lanjut, ia menilai pameran ini juga menjadi kesempatan bagi industri untuk memperlihatkan komitmen jangka panjangnya terhadap perkembangan sektor otomotif nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah, mulai dari investasi baru, peningkatan kapasitas produksi di dalam negeri, hingga memperkuat kontribusi Indonesia sebagai basis ekspor kendaraan. Suasana pameran otomotif GIIAS 2026 “Ini menjadi momentum bagi para pelaku industri untuk menunjukkan komitmen jangka panjang mereka, mulai dari investasi baru, penguatan produksi lokal, hingga dorongan terhadap capaian ekspor kendaraan utuh dari Indonesia ke panjang dunia,” ujarnya. Lebih dari 60 Merek Penyelenggaraan GIIAS 2026 diikuti lebih dari 60 merek kendaraan dari berbagai segmen. Pada kategori kendaraan penumpang, sejumlah merek yang berpartisipasi antara lain Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi Motors, Suzuki, Nissan, Mazda, Lexus, BMW, MINI, Mercedes-Benz, Volvo, Hyundai, Kia, Chery, Wuling, BYD, Denza, Aion, Geely, Xpeng, GWM, Jaecoo, Jetour, Aletra, VinFast, Citroen, Jeep, Ford, BAIC, Isuzu, serta beberapa pendatang baru lainnya. Segmen kendaraan komersial juga diramaikan oleh Hino, Fuso, Isuzu, UD Trucks dan beberapa produsen kendaraan niaga lain. Sementara itu, industri roda dua menghadirkan berbagai merek seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Royal Enfield, Alva, Polytron, Maka Motors, serta sejumlah produsen sepeda motor listrik. Selain kendaraan, GIIAS 2026 turut diikuti lebih dari 120 perusahaan industri pendukung yang menampilkan produk aksesori, ban, pelumas, suku cadang, teknologi, hingga layanan otomotif. Kehadiran para peserta tersebut memperkuat posisi GIIAS sebagai pameran otomotif terbesar dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara.