Ilustrasi operasi zebra Operasi Zebra 2025 memasuki hari kelima dan hasilnya bikin tercengang. Di tengah maraknya pelanggaran lalu lintas, Polri tiba-tiba menggeser fokus yaitu pejalan kaki. Ya, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, pejalan kaki benar-benar diperlakukan bak “raja jalanan”. Dalam satu hari, tercatat 989 kegiatan perlindungan bagi mereka di area sekolah, pasar, persimpangan macet sampai kawasan pendidikan. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut peningkatan ini sebagai sinyal kuat bahwa keselamatan pengguna jalan paling rentan sudah masuk radar prioritas utama. Namun ia juga mengingatkan, tanpa edukasi yang konsisten, angka pelanggaran tak akan banyak berubah.Buktinya, pada hari yang sama, jajaran Korlantas mencatat 64.461 kegiatan Binluh dan 730.018 aksi preventif. Jumlah ini terlihat fantastis, tapi tetap saja ribuan pelanggar masih tersangkut kamera. ETLE kembali jadi mesin penindak massal, mengantongi 347.409 pelanggaran hanya dalam 24 jam. ETLE statis mencatat 35.376 perkara, disusul ETLE mobile dengan 32.698 perkara. Tak berhenti di situ. Aksi balap liar yang belakangan ramai terjadi di berbagai daerah kembali jadi target. 396 operasi anti-balap liar dilakukan dalam sehari, menghasilkan 381 sepeda motor disita. Langkah keras ini diambil karena aksi nekat tersebut disebut sebagai salah satu pemicu kecelakaan fatal.“Kami berkomitmen memperkuat keselamatan kelompok pengguna jalan yang berisiko tinggi,” kata Agus seperti dikutip VIVA Otomotif, Minggu 23 November 2025. Ia juga menegaskan pentingnya dokumentasi berkualitas untuk semua bentuk penindakan agar tidak menimbulkan polemik, sekaligus memastikan ETLE tetap menjadi jalur utama penegakan hukum. Di akhir pernyataannya, Kakorlantas kembali mengingatkan masyarakat untuk taat aturan, utamakan keselamatan, dan jangan menunggu tersorot ETLE baru tertib. Dengan berbagai temuan H5 ini, Operasi Zebra 2025 terlihat semakin “galak” dan menyasar semua lini dari pengemudi ugal-ugalan, pembalap liar, hingga mereka yang nekat menerobos lampu merah. Namun yang paling mengejutkan, untuk sekali ini, pejalan kaki akhirnya benar-benar dilindungi, bukan dibiarkan bertarung sendiri di jalan raya.