Kini berkunjung ke desa yang dihuni oleh suku Baduy lebih mudah lantaran DAMRI membuka rute anggkutan perintis menuju kawasan adat etnis Sunda tersebut. Bahkan, selama Mei 2026 DAMRI menghadirkan program promo perjalanan wisata ke kawasan Baduy dengan tarif spesial mulai Rp1. Promo ini berlaku hanya pada hari Sabtu dan Minggu saja. Dan hanya dapat dinikmati melalui pembayaran menggunakan QRIS dan QRIS Tap pada rute Serang–Ciboleger (Baduy). Kemudian kuota penumpang bus hanya 30 orang saja. Bus akan berangkat pukul 05.30 WIB dari arah Terminal Pakupatan (Serang). Lalu untuk arah pulang bus akan berangkat dari Terminal Ciboleger (Baduy) pukul 11.30 WIB. Sementara itu, pada hari biasa bus tetap melayani di jam dan rute yang sama, namun dikenakan tarif Rp 15.000. Melalui rute tersebut, pelanggan dapat menikmati perjalanan menuju salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Banten. Rute ini juga terhubung dengan sejumlah titik menarik seperti Museum Multatuli, Yasmin Farm, Kampung Eduwisata Landeuh, hingga kawasan Baduy Luar dan Baduy Dalam. Suasana Kawasan Adat Baduy sepi saat kawalu tahun 2025 lalu. Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah DAMRI dalam menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. “Melalui program ini, DAMRI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus mendorong penggunaan transaksi digital yang semakin praktis. Kami berharap layanan ini dapat menjadi pilihan transportasi yang dapat diandalkan, khususnya di momen libur panjang,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Rabu (6/5/2026). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang