Nama anggota Komisi I DPR Endipat Wijaya tengah menjadi sorotan publik. Di balik polemik komentarnya soal donasi Rp 10 miliar untuk korban bencana di Aceh, dan Sumatera, ada hal lain yang ikut menarik perhatian. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Endipat diketahui memiliki jumlah kekayaan yang tembus Rp 14.355.375.506 (Rp 14,3 miliar). Dalam laporan terakhir yang disetor pada 26 Maret 2025, tercatat Rp 2.596.000.000 (Rp 2,5 miliar) merupakan nilai harta yang melekat pada alat transportasi dan mesin. Total ada tiga mobil yang dimiliki Endipat, seluruhnya tercatat sebagai hasil kekayaan pribadi. Ketiga mobil tersebut bukan sekadar kendaraan fungsional, melainkan model yang cukup populer di pasar otomotif dan dikenal punya karakter berbeda sesuai kebutuhan penggunanya. Pertama adalah SUV Premium GWM Tank 500 HEV tahun 2024. Mobil paling mahal di garasi Endipat ini dibekali dengan tekinologi hybrid yang mulai populer di Indonesia sejak 2024. Taksiran nilainya mencapai Rp 1.196.000.000. GWM Tank 500 di GIIAS 2023 Di segmen menengah, Endipat menyimpan Honda CR-V tahun 2019 dengan nilai sekitar Rp 400 juta. Untuk kendaraan berikutnya adalah Toyota Alphard tahun 2021 dengan taksiran harga Rp 1 miliar. MPV mewah ini sudah lama jadi pilihan banyak pejabat dan pengusaha karena kenyamanannya. Nama Endipat viral imbas komentarnya dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Dalam rapat tersebut, Endipat menyindir gerakan donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang disebutnya hanya menyumbang Rp 10 miliar, sementara negara sudah mengucurkan bantuan triliunan rupiah. Toyota Alphard hybrid Ia juga menyampaikan pernyataan mengenai pihak-pihak yang dianggapnya “sok paling Aceh dan Sumatera”, menyindir sejumlah individu atau kelompok yang disebut hanya datang sekali atau dua kali ke lokasi bencana namun mengklaim paling berjasa. Komentar inilah yang kemudian memicu perdebatan publik, membuat nama Endipat ramai dibicarakan dan ikut menyeret perhatian pada kekayaannya, termasuk koleksi kendaraan pribadinya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang