Daihatsu Ayla Mobil baru dengan cicilan sekitar Rp2 jutaan per bulan masih memungkinkan ditemui di pasar Indonesia. Skema ini umumnya berlaku dengan uang muka 30 persen dan tenor panjang, sehingga angsuran bisa ditekan. Mobil yang masuk kategori cicilan ringan biasanya berasal dari segmen LCGC, city car, hingga mobil listrik harga terjangkau. Faktor harga dasar di bawah Rp200 jutaan menjadi kunci utama agar cicilan tetap rendah.Dari penelusuran VIVA Otomotif Selasa 27 Januari 2026, Toyota Calya masih menjadi salah satu contoh yang sering masuk simulasi kredit ringan. Dengan harga di kisaran Rp170–190 jutaan dan uang muka alias DP 30 persen, cicilan bulanannya berada di rentang Rp2–2,3 jutaan tergantung tenor dan bunga. Daihatsu Sigra berada di posisi serupa karena banderol harganya tidak jauh berbeda. Dengan tenor 6 hingga 7 tahun, cicilan bulanannya bisa ditekan mendekati Rp2 jutaan.Untuk city car, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla varian terbawah juga masih masuk hitungan. Harga mulai Rp170 jutaan membuat angsuran tetap ringan selama DP dan tenor disesuaikan. Honda Brio Satya varian S juga kerap muncul dalam simulasi cicilan Rp2 jutaan. Meski harganya sedikit lebih tinggi, DP 30 persen membantu menahan beban angsuran bulanan. Di segmen mobil listrik, Wuling Air EV Standard Range menjadi salah satu opsi paling realistis. Dengan harga sekitar Rp190 jutaan dan DP 30 persen, cicilan per bulan masih berada di kisaran Rp2 jutaan. Pilihan mobil listrik lain yang kini masuk hitungan adalah BYD Atto 1. Mobil listrik ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp199 juta, sehingga dengan DP 30 persen cicilan bulanannya berada di kisaran Rp2 jutaan untuk tenor panjang.Dengan harga tersebut, nilai pokok kredit Atto 1 menjadi relatif kecil dibanding mobil listrik lain. Hal ini membuat angsuran bulanannya tetap terjangkau meski berstatus kendaraan listrik.Perlu dicatat, angka cicilan sangat dipengaruhi oleh tenor kredit yang dipilih. Cicilan Rp2 jutaan umumnya berlaku pada tenor 72 hingga 84 bulan dengan bunga sesuai kebijakan leasing.Selain cicilan pokok, pembelian secara kredit biasanya sudah termasuk asuransi kendaraan. Dengan begitu, konsumen tidak perlu menyiapkan biaya asuransi terpisah di awal kepemilikan.