Segmen Low Cost Green Car (LCGC) masih menjadi salah satu kategori mobil yang cukup diminati di pasar kendaraan bekas. Minat terhadap mobil LCGC juga terlihat dari aktivitas pasar lelang kendaraan. Berdasarkan data Balai Lelang JBA Indonesia periode Januari hingga Agustus 2026, LCGC menyumbang sekitar 24 persen dari total unit kendaraan yang dilelang. Angka tersebut menempatkan LCGC sebagai salah satu segmen dengan kontribusi besar di JBA. Secara keseluruhan, LCGC, MPV, dan SUV menyumbang sekitar 73 persen dari total unit kendaraan yang dilelang, dengan MPV sekitar 34 persen dan SUV sekitar 14 persen. Sementara itu, berdasarkan penelusuran Kompas.com pada Kamis (17/9/2026), harga LCGC bekas di pasaran cukup bervariasi. Perbedaan tahun produksi dan model membuat konsumen memiliki beberapa pilihan sesuai dengan anggaran yang disiapkan. Menariknya, sejumlah LCGC bekas masih bisa ditemukan dengan harga mulai Rp 60 jutaan, sehingga menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari mobil dengan dana terbatas. Berikut daftar kisaran harga LCGC bekas per September 2026: Toyota Agya 2013-2024: Rp 73 juta - Rp 154 juta Daihatsu Ayla 2013-2024: Rp 78,5 juta - Rp 171 juta Honda Brio Satya 2013-2023: Rp 92,5 juta - Rp 182 juta Toyota Calya 2016-2024: Rp 105 juta - Rp 152 juta Daihatsu Sigra 2016-2024: Rp 95 juta - Rp 139 juta Datsun GO+ 2015-2019: Rp 65 juta - Rp 85 juta Suzuki Karimun Wagon R 2014-2021: Rp 66 juta - Rp 95 juta Perlu dicatat, besaran harga tersebut dapat berbeda tergantung tahun produksi, tipe, kondisi kendaraan, jarak tempuh, serta riwayat perawatan masing-masing unit. Rentang harga tersebut memberikan gambaran pilihan LCGC bekas yang tersedia di pasaran pada September 2026. Meski begitu, calon pembeli tetap perlu menyesuaikan pilihan dengan kondisi dan riwayat kendaraan agar tidak hanya terpaku pada harga. Pemeriksaan sebelum membeli juga penting dilakukan, terutama pada bagian mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, hingga kelengkapan dokumen kendaraan.