Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali membuat pemilik mobil berpikir ulang soal biaya operasional harian. Kondisi ini mendorong sebagian konsumen mencari alternatif kendaraan yang lebih efisien. Salah satunya adalah mobil Low Cost Green Car (LCGC) bekas. Selain harganya terjangkau, sebagian besar LCGC masih dapat menggunakan BBM RON 90 seperti Pertalite, sehingga biaya penggunaan harian bisa lebih ditekan. Berdasarkan pantauan Kompas.com, Minggu (19/4/2026) di pasar mobil bekas daring, berikut kisaran harga LCGC per April 2026: Toyota Agya (2013–2024): Rp 80 juta – Rp 150 jutaan Daihatsu Ayla (2013–2024): Rp 72 juta – Rp 140 jutaan Honda Brio Satya (2013–2024): Rp 95 juta – Rp 177 jutaan Toyota Calya (2016–2024): Rp 85 juta – Rp 154 jutaan Daihatsu Sigra (2016–2024): Rp 75 juta – Rp 143 jutaan Datsun Go+ (2014–2019): Rp 63 juta – Rp 87 jutaan Suzuki Karimun Wagon R (2014–2020): Rp 65 juta – Rp 107 jutaan Perlu dicatat, sebelum membeli mobil bekas, calon konsumen sebaiknya tidak hanya tergiur harga murah. Kondisi kendaraan harus diperiksa secara menyeluruh, mulai dari mesin, kaki-kaki, hingga kelistrikan. Selain itu, riwayat servis dan kelengkapan dokumen juga wajib dipastikan aman. Hal ini penting untuk menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari yang justru bisa menghapus keuntungan dari harga beli yang lebih terjangkau. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang