Daihatsu Sigra sampai saat ini masih menjadi mobil segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yang populer di pasar otomotif nasional. Sigra cocok menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari mobil tujuh penumpang dengan harga yang bersahabat. Begitu juga dengan Media Agus DP yang memilih Sigra sebagai kendaraan roda empatnya. "Saya pakai Daihatsu Sigra dari tahun 2022. Dulu memutuskan beli mobil ini karena memang ingin memiliki mobil kecil dan irit biar bisa lincah di dalam kota," katanya kepada Kompas.com, Minggu (11/1/2026). Pria yang akrab disapa Edet itu mengatakan, mobil miliknya ini bukan kendaraan sibuk atau tidak dipakai harian. Daihatsu memberikan diskon buat Sigra di IIIM 2023. Namun diskon mobil LCGC di kelas low MPV itu kecil terbilang kecil hanya Rp 3 juta. Sebab hanya dipakai untuk mobilitas ke tempat kerja sesekali dan ke tujuan tertentu. "Terkadang mobil ini juga dipakai untuk mengantar tetangga yang sakit ke rumah sakit," katanya. Lantaran bukan mobil sibuk, Edet memperkirakan mengeluarkan anggaran paling besar hanya Rp 500.000 dalam sebulan untuk bahan bakar. Maka dari itu menurutnya keunggulan mobil ini adalah irit bahan bakar minyak. "Termasuk mobil irit juga 1: 14 km di odometer," katanya. Selama tiga tahun menggunakan Daihatsu Sigra, menurut Edet mobil ini punya kelebihan dan kekurangan. Bila bicara soal kelebihan, mobil ini punya bodi ramping, sehingga bisa leluasa bergerak saat melintasi jalan sempit seperti gang. Sehingga saat putar balik dari gang tersebut sangat mudah. Daihatsu Sigra di GIIAS 2025 Dikira Taksi Online Bicara soal pengalaman unik, Edet bercerita dirinya kerap kali dikira pengemudi taksi online. "Paling sering disangka taksi online. Sebab memang banyak taksi online yang pakai mobil ini," katanya. Kemudian, dengan tinggi badannya 174 cm, menurut Edet kursinya agak kurang nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Sehingga saat menyetir jarak jauh harus istirahat sesekali agar pinggang tidak pegal. Terkait fitur, mobil ini bisa dibilang sangat standar bila dibandingkan mobil keluaran terbaru saat ini. Maka dari itu dirinya melakukan beberapa peningkatan (upgrade) untuk menunjang kebutuhannya. "Saya sudah tingkatkan (upgrade) audionya, jadi saat ini fitur audio yang paling saya suka. Kalau untuk fitur bawaan, saya suka mobil ini punya dua colokan listrik atau two power outlets. Jadi penumpang di baris belakang juga bisa melakukan isi daya perangkat elektronik mereka," katanya. Pria domisili Tangerang juga mengatakan, meski mobilnya bukan mobil sibuk, namun dirinya selalu melakukan perawatan rutin. Sehingga hingga saat ini mobilnya belum mengalami keluhan. Sementara itu, terkait pajak kendaraan, setiap tahunnya dirinya harus menyiapkan dana Rp 2 juta untuk mobilnya ini. "Kalau untuk pajaknya cukup murah, karena ini mobil 1000 cc jadi pajaknya hanya Rp 2 juta," katanya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang