Terjadi insiden terbakarnya satu unit Chery Tiggo Cross CSH (Chery Super Hybrid) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026). PT Chery Sales Indonesia (CSI) menyampaikan hasil investigasi terkait insiden kebakaran tersebut. Dalam pernyataan resminya, pabrikan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sejak menerima laporan, perusahaan mengaku langsung menghubungi konsumen, melakukan investigasi, serta mengamankan kendaraan ke diler resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Chery Tiggo Cross CSH Sebagai bentuk tanggung jawab kepada konsumen, Chery juga memberikan pendampingan selama proses investigasi dan menyediakan kendaraan pengganti hingga penanganan selesai. Hasil pemeriksaan menyeluruh menunjukkan tidak ditemukan indikasi kegagalan pada komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan. "Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan indikasi kegagalan komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan Chery pada unit yang terlibat. Dengan demikian, Chery Tiggo Cross CSH aman digunakan sesuai dengan panduan penggunaan," tulis Chery dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026). Penyebab Kebakaran Perseroan menjelaskan, penyebab insiden berasal dari faktor eksternal, yakni adanya kain perca yang tertinggal di sekitar area lower arm dan berada dekat exhaust manifold yang memiliki suhu sangat tinggi saat kendaraan beroperasi. Kondisi tersebut memicu munculnya percikan api hingga akhirnya menyebabkan kebakaran pada ruang mesin. Perusahaan menyatakan temuan tersebut diperoleh setelah proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan yang terlibat. Insiden ini sendiri terjadi saat Chery Tiggo Cross CSH berwarna Black Platinum yang baru berusia sekitar tujuh bulan dikendarai di Jalan Cihanjuang, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat melintas, mobil yang dikemudikan L (52) tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian depan. Warga yang melihat kejadian kemudian memberi tahu pengemudi sebelum akhirnya kendaraan menepi dan pemilik menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 13.50 WIB, petugas Damkar Regu 03 Parongpong tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api yang membakar ruang mesin sekitar pukul 14.10 WIB. Evaluasi Jaringan Servis Menindaklanjuti hasil investigasi tersebut, Chery akan melakukan sejumlah langkah evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan purnajual dan mencegah kejadian serupa. Langkah pertama adalah memperkuat edukasi kepada seluruh pihak mengenai pentingnya proses perawatan kendaraan yang benar demi menjaga keselamatan berkendara. Selain itu, perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses kerja di jaringan bengkel resmi, termasuk memperketat standar operasional dalam proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan. Perusahaan juga berencana menggelar pelatihan ulang bagi seluruh personel layanan purnajual guna memastikan setiap prosedur dijalankan secara konsisten dan sesuai standar. "Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemeriksaan, perawatan, dan penanganan kendaraan berjalan dengan standar yang lebih ketat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan," tulis Chery. Mereka juga menyampaikan bahwa keselamatan dan kepuasan konsumen tetap jadi prioritas utama. Menurut perseroan, kejadian tersebut menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan resmi. Sementara itu, konsumen yang kendaraannya mengalami insiden mengapresiasi respons cepat yang diberikan Chery selama proses penanganan. "Komunikasi serta pendampingan yang berjalan dengan sangat baik membuat kami merasa lebih tenang dalam menghadapi situasi seperti ini. Kami pun telah menerima hasil pemeriksaan yang menyeluruh dan transparan, sekaligus mencapai solusi bersama," ujar pemilik kendaraan.