PT Chery Sales Indonesia (CSI) kembali memberikan penjelasan terkait insiden kebakaran yang menimpa satu unit Chery Tiggo Cross CSH di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Selain menegaskan hasil investigasi yang telah diumumkan sebelumnya, Chery juga meluruskan anggapan bahwa mobil tersebut terbakar hingga hangus seluruhnya. Head of Brand & Marketing Chery Business Unit Chery, Arthur Panggabean, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, penyebab kebakaran berasal dari faktor eksternal, yakni kain perca yang berada di area lower arm dan dekat dengan exhaust manifold. Ilustrasi mobil terbakar secara tiba-tiba "Memang kami akui ada penemuan kain perca atau sisa-sisa kain yang ada di bagian bawah lower arm mobil. Dari investigasi yang dilakukan, kain inilah yang menjadi media atau penyebab api lebih cepat membesar karena suhu yang sangat tinggi," kata Arthur di Bekasi, belum lama ini. Menurut dia, temuan tersebut sejalan dengan hasil investigasi resmi yang sebelumnya telah disampaikan perusahaan. Di mana, kondisi tersebut memicu munculnya percikan api hingga akhirnya menyebabkan kebakaran pada ruang mesin. Membakar Ruang Mesin Arthur juga menepis anggapan yang berkembang bahwa Tiggo Cross CSH tersebut terbakar habis. Menurut dia, api hanya melalap bagian depan kendaraan, tepatnya di area ruang mesin (engine bay) dan exhaust manifold, tanpa merambat ke bagian kabin maupun area belakang mobil. "Banyak yang membahas seolah-olah mobil itu sampai habis terbakar. Sebenarnya tidak. Kondisinya terbakar di bagian depan, di engine bay dan manifold exhaust. Tidak merembet lebih jauh daripada itu," ujarnya. Ia menjelaskan, api tidak sempat meluas karena proses penanganan berlangsung cepat. Petugas pemadam kebakaran segera memadamkan api setelah menerima laporan, sementara tim Chery langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan kendaraan dan melakukan investigasi. "Penanganan dari teman-teman pemadam kebakaran sangat cepat. Dari tim CSI juga begitu mendapatkan laporan langsung turun tangan mengatasi dan mengamankan mobil tersebut ke tempat yang lebih aman," kata Arthur. Chery Tiggo Cross CSH Laporan Sebelumnya Sebelumnya, Chery telah menyampaikan hasil investigasi yang menyebut tidak ditemukan indikasi kegagalan pada komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan. Perusahaan menyatakan penyebab kebakaran berasal dari kain perca yang tertinggal di sekitar lower arm dan berada dekat exhaust manifold. Saat kendaraan beroperasi, suhu tinggi dari komponen tersebut memicu kain terbakar hingga akhirnya menimbulkan api di ruang mesin. Sebagai tindak lanjut, Chery mengaku telah melakukan evaluasi terhadap jaringan bengkel resminya, termasuk memperketat standar operasional servis serta memberikan pelatihan ulang kepada teknisi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Soal apakah garansi atau tidak, itu sedang dikerjakan antara CSI dengan konsumen. Jadi masih belum ada ditel yang bisa kita sampaikan," kata Arthur lagi.