Chery bekerja sama dengan perusahaan baja HBIS Group membuat terobosan baru di dunia material otomotif. Kedua perusahaan ini berhasil mengembangkan pelat baja hot formed ultra kuat dengan kekuatan 2.400 MPa, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Xiaomi YU7 dengan 2.200 MPa. Sebagai gambaran, MPa adalah satuan yang menunjukkan seberapa kuat sebuah material menahan tekanan atau beban sebelum rusak. Tes terguling Chery Tiggo 9 CSH Semakin besar angkanya, semakin kuat material tersebut. Dalam dunia otomotif, kekuatan ini sangat penting untuk membangun struktur rangka mobil agar lebih aman. Menurut CarNewsChina, kehadiran baja 2.400 MPa menjadi langkah besar dalam pengembangan teknologi material otomotif di China. Pelat baja hot formed memang tidak terlihat dari luar, tetapi sebenarnya menjadi struktur utama keselamatan mobil. Material ini dipakai pada pilar A/B, batang anti-benturan pintu, rangka pintu, hingga bagian lantai yang menjaga bodi tetap kokoh saat terjadi tabrakan. Apalagi selama ini, industri otomotif banyak menggunakan baja hot formed dengan kekuatan 1.300 hingga 1.800 MPa. Tes tabrak depan Chery Tiggo 9 CSH Tantangan utamanya adalah meningkatkan kekuatan material tanpa membuatnya rapuh atau sulit dibentuk. Pada titik tertentu, baja ultra-kuat memang cenderung keras tetapi gampang patah. Kolaborasi Chery dan HBIS berhasil mengatasi masalah tersebut dengan membuat material yang lebih kuat, namun tetap tangguh dan stabil saat melalui proses produksi. Chery menjelaskan bahwa baja baru ini sudah melewati berbagai pengujian ketat, mulai dari proses stamping, pemasangan komponen asli, hingga uji validasi berulang pada batang anti-benturan pintu. Hasilnya konsisten dan akurat, sehingga siap digunakan untuk produksi massal. Chery Automobile resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada 25 September 2025 dengan kode perdagangan 9973.HK. Ke depan, material ini juga direncanakan untuk digunakan pada komponen penting lain seperti rangka pintu, beam memanjang, dan crossbeam lantai. Keunggulan 1. Keselamatan meningkat Dengan kekuatan yang jauh lebih tinggi, komponen keselamatan menjadi lebih tahan terhadap benturan. Ini membuka peluang untuk meningkatkan standar keselamatan mobil di masa depan. 2. Mobil lebih ringan Karena materialnya sangat kuat, pelat baja bisa dibuat lebih tipis. Ini membantu mengurangi bobot mobil, sehingga konsumsi energi lebih efisien, emisi berkurang, dan performa berkendara lebih baik. 3. Kuat tapi tetap mudah dibentuk Biasanya, baja ultra-kuat cenderung rapuh dan susah diproses. Namun material baru ini tetap menjaga ketangguhan dan kemampuan bentuk, sehingga lebih mudah diproduksi secara massal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang