JAKARTA, KOMPAS.com – Produsen mobil asal China terus menunjukkan ekspansi yang sangat masif di pasar global. Bahkan, tiga merek mobil China terlaris di dunia saat ini sudah hadir dan aktif meramaikan pasar otomotif Indonesia, baik melalui kendaraan listrik maupun model bermesin konvensional dan hibrida. Performa Merek Mobil China Sepanjang 2025 Geely memamerkan strategi jangka panjang di GJAW 2025 dengan rencana tujuh model baru hingga 2027. Berdasarkan data penjualan akhir tahun yang dihimpun Carnewschina.com, Sabtu (3/1/2026), performa merek-merek otomotif China sepanjang 2025 terbilang beragam. Ada yang mampu melampaui target penjualan, namun tidak sedikit pula yang masih tertinggal dari ambisi awal yang telah ditetapkan. BYD: Pemimpin Pasar Kendaraan Listrik Chery Automobile resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada 25 September 2025 dengan kode perdagangan 9973.HK. BYD tercatat sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di China sekaligus merek mobil China terlaris di dunia saat ini. Sepanjang 2025, BYD membukukan penjualan global sebanyak 4.602.436 unit kendaraan, atau mencapai 83,68 persen dari target ambisius 5,5 juta unit yang dipatok perusahaan. Meski belum berhasil memenuhi target tersebut, capaian BYD tetap terbilang impresif. Angka penjualan itu cukup untuk mengukuhkan posisi BYD sebagai pemimpin pasar otomotif China dari sisi volume, sekaligus memperkuat eksistensinya di pasar global, termasuk Asia Tenggara dan Indonesia. Geely Automobile: Melampaui Target Pada posisi berikutnya, Geely Automobile menutup tahun 2025 dengan catatan penjualan 3.024.567 unit. Hasil ini membuat Geely sedikit melampaui target tahunan sebesar 3 juta unit, dengan tingkat pencapaian mencapai 100,82 persen. Menariknya, target tersebut bukanlah angka awal yang ditetapkan Geely. Pada awal 2025, perusahaan ini hanya mematok target penjualan 2,71 juta unit sebelum akhirnya direvisi naik di pertengahan tahun seiring peningkatan permintaan pasar. Jika diukur berdasarkan target awal tersebut, tingkat pencapaian Geely sesungguhnya mencapai 111,6 persen. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang solid dan kemampuan adaptasi Geely dalam memanfaatkan momentum pasar otomotif global yang terus berubah. Chery Automobile: Ekspansi Agresif Sementara itu, Chery Automobile menempati posisi tiga besar dengan total penjualan 2.631.381 unit sepanjang 2025. Angka tersebut setara dengan 80,72 persen dari target 3,26 juta unit, sekaligus menegaskan posisi Chery sebagai salah satu pemain utama otomotif China yang agresif berekspansi ke pasar internasional, termasuk Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang