Di tengah hiruk-pikuk pameran otomotif di Beijing, akhirnya redaksi Kompas.com bisa melihat SUV listrik dari Huawei. Selama ini dikenal sebagai raksasa teknologi dan smartphone, kini Huawei menunjukkan keseriusannya di industri otomotif, salah satunya lewat Aito M6 2026. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi Huawei dengan Seres, dan dipasarkan di bawah merek Aito. Ilustrasi Huawei Aito M6 di Beijing Dari tampilan pertama, Aito M6 langsung terasa sebagai SUV modern dengan sentuhan premium. Bukan sekadar produk teknologi, tapi benar-benar matang sebagai kendaraan. Aito M6 hadir sebagai SUV listrik kelas menengah yang menyasar keluarga, karena kabinnya yang cukup lapang. Dimensinya proporsional, dengan desain elegan dan kabin luas yang menonjolkan kenyamanan. Namun yang paling menarik tentu ada di dalamnya, teknologi khas Huawei yang diintegrasikan secara mendalam. Ilustrasi Huawei Aito M6 di Beijing Mobil ini dibekali sistem Smart Driving dan Smart Cabin, yang menghadirkan pengalaman berkendara layaknya menggunakan perangkat pintar. Dari sisi powertrain, AITO M6 tersedia dalam dua pilihan, yaitu Range Extended Electric Vehicle (REEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV). Untuk versi REEV, jarak tempuhnya diklaim bisa melampaui 760 km, angka yang cukup kompetitif di kelasnya. Ilustrasi Huawei Aito M6 di Beijing Perihal harganya, model ini dijual dengan harga mulai sekitar 269.800 yuan (sekitar Rp 590 jutaan). Jika nantinya masuk Indonesia, AITO M6 2026 berpotensi meramaikan segmen SUV listrik menengah yang saat ini sudah dihuni model seperti BYD Atto 3, Hyundai Kona Electric, hingga Geely EX5. Apalagi, kehadiran merek ini juga bisa memperkuat langkah Seres di Indonesia yang sejauh ini masih terbatas lewat mobil listrik murah seperti Seres E1. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang