Saat melakukan perjalanan jauh ke luar kota menggunakan mobil listrik, tentu tidak selalu akan menemukan charging station. Namun, tidak perlu panik ketika baterai mobil listrik mulai habis, pasalnya berkendara hemat energi pada mobil bensin dan listrik kurang lebih sama. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghemat energi, sehingga jarak tempuh bisa bertambah. Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing PT Chery Sales Indonesia mengatakan, jika memakai mobil listrik Chery dan baterai mulai kritis, sementara charging station masih jauh, tindakan paling efektif adalah mengurangi konsumsi daya secepat mungkin. Chery J6 "Turunkan kecepatan, berkendara halus tanpa akselerasi atau pengereman agresif, aktifkan mode hemat (Eco) bila tersedia, dan manfaatkan regenerative braking dengan mengantisipasi lalu lintas lebih awal," ujar Rifkie, saat dihubungi Kompas.com belum lama ini. "Kurangi beban listrik kabin seperti AC. Naikkan sedikit pengaturan suhu, kecilkan blower, matikan fitur yang tidak perlu. Lalu, segera cari opsi charging station terdekat di jalur Anda," kata Rifkie. Rifkie menambahkan, kadang ada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau rest area atau hotel yang tidak masuk rencana awal. Bila perhitungan realistis menunjukkan tidak akan sampai, lebih aman menepi lebih awal di lokasi aman, seperti rest area atau parkiran, sebelum baterai benar-benar nol persen. Test drive Chery Omoda E5 "Lalu, hubungi layanan bantuan jalan atau derek. Sementara itu, untuk Chery CSH, 'baterai EV' yang menipis umumnya tidak membuat mobil langsung berhenti, karena mesin dapat mengambil alih selama BBM masih ada," ujar Rifkie. "Tapi, yang perlu dilakukan adalah mengganti strategi berkendara ke mode yang lebih efisien, pastikan BBM aman, dan lakukan pengisian ulang baterai bila Anda ingin kembali memaksimalkan porsi berkendara listrik," kata Rifkie. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang