PT Agrinas Pangan Nusantara bakal mengimpor sebanyak 105 ribu mobil pickup dari India berpenggerak 4x4 untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ini aneh! Soalnya di Indonesia, mobil pickup yang populer untuk kendaraan niaga adalah yang menggunakan penggerak 4x2.Seperti disampaikan Ketua Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Putu Juli Ardika, pasar kendaraan niaga Indonesia didominasi oleh sistem penggerak 4x2, sehingga industri-industri otomotif yang ada di Indonesia kebanyakan membuat mobil pickup dengan penggerak 4x2. Mahindra Scorpio 4x4 Foto: Luthfi Anshori"4x4 pernah dibuat, tapi karena pasarnya tidak mencukupi, sehingga tidak banyak (produksinya). Itu khusus untuk di perkebunan dan tambang. Nah, karena jumlahnya tidak banyak, masing-masing pabrikan itu akhirnya di sini cuma melakukan karoseri dan penyesuaian-penyesuaian sedikit. Nah, itu yang dijual," ungkap Putu di Jakarta (23/2).Menurut Putu, secara ekosistem, mobil pickup berpenggerak 4x2 sudah sangat mapan. Mobil ini sangat berkembang dari sisi hulu hingga hilirnya. Bahkan kandungan lokalnya sudah mencapai di atas 42%."4x2 ini cukup berkembang baik di sisi hulunya. Mulai bahan baku komponen, dan segala logistik, maupun bahan baku supplier, bahan penolong, cukup berkembang. Sehingga kalau kita lihat di industri-industri kendaraan niaga ini terutama light truck ini kandungan lokalnya cukup tinggi sudah di atas 42%. Artinya ekosistemnya sudah cukup," terang dia."Nah kalau di hilirnya, kami sebagai industri itu sudah cukup berkembang, karena purnajual untuk kendaraan niaga kita ini sudah tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Putu.Diberitakan sebelumnya, PT Agrinas Pangan Nusantara dikabarkan meneken kontrak pengadaan kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun untuk mendukung operasional proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105 ribu unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Sebanyak 35 ribu unit Scorpio Pik Up dipasok oleh Mahindra, lalu 70 ribu unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.