PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melakukan pemeliharaan rutin di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi infrastruktur jalan tol sekaligus memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman. Pemeliharaan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Pemeliharaan di Sejumlah Titik Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, mengatakan, pemeliharaan rutin dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal. Ilustrasi perbaikan jalan di tol Jakarta-Cikampek “Pemeliharaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan," jelas Jauzy, dalam keterangan resminya, belum lama ini. "Kami memastikan pengamanan area kerja serta pengaturan lalu lintas dilaksanakan sesuai standar untuk meminimalkan dampak terhadap perjalanan pengguna jalan,” kata Jauzy. Adapun pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan dilakukan di empat lokasi dengan waktu pelaksanaan sebagai berikut: Off Ramp Cikarang Timur dari arah Jakarta Lajur 1, mulai Jumat (25/09/2026) pukul 09.00 WIB hingga Minggu (04/10) pukul 06.00 WIB. On Ramp Karawang Barat 1 arah Jakarta Lajur 1, mulai Jumat (25/09/2026) pukul 22.00 WIB hingga Senin (28/09) pukul 05.00 WIB. KM 22+500 sampai KM 22+800 arah Cikampek Lajur 2, mulai Sabtu (26/09/2026) pukul 01.00 WIB hingga Kamis (01/10/2026) pukul 06.00 WIB. KM 35+100 sampai KM 35+200 arah Cikampek Lajur 2, mulai Sabtu (26/09/2026) pukul 01.00 WIB hingga Kamis (01/10/2026) pukul 06.00 WIB. Antisipasi Perjalanan JTT juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak pekerjaan terhadap arus lalu lintas. Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Dary Achmad Budi, mengatakan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional selama pekerjaan berlangsung. Selain itu, perlengkapan keselamatan juga dipasang di sekitar area pekerjaan untuk menjaga keamanan pengguna jalan maupun pekerja. “Informasi pekerjaan disampaikan melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi Jasa Marga Group, serta media informasi lainnya. Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung dan mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan serta tetap mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujar Dary. JTT mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama yang akan melintasi lokasi pekerjaan.