mobil kotor Meninggalkan mobil tanpa pernah digunakan selama bertahun-tahun apalagi puluhan tahun bukan hanya membuatnya berdebu dan tak sedap dipandang. Di balik permukaannya, banyak kerusakan serius yang bisa terjadi pada hampir setiap sistem kendaraan. Menurut laporan dari SlashGear, dikutip VIVA Selasa, 28 Oktober 2025, mobil adalah mesin yang dirancang untuk bergerak. Begitu mobil berhenti beroperasi dalam waktu lama, seluruh sistem pelumasan, kelistrikan, dan mekanisnya akan mulai memburuk perlahan, bahkan meskipun disimpan di garasi tertutup. Ilustrasi karat pada bodi mobil. Mesin yang Diam Terlalu Lama Akan "Mati Perlahan"Setiap kali mobil digunakan, oli bersirkulasi melalui mesin untuk melumasi bagian-bagian logam yang bergerak cepat. Saat mobil tidak dijalankan berbulan-bulan atau bertahun-tahun, oli ini akan mengendap dan kehilangan kemampuannya melindungi komponen. Akibatnya: - Bagian logam mesin seperti piston, camshaft, dan katup mulai berkarat dan korosi karena kelembapan udara. - Segel dan gasket karet mengering, mengeras, lalu retak, sehingga terjadi kebocoran oli atau cairan pendingin saat mesin nanti dihidupkan.- Bahan bakar dalam tangki mulai menguap dan terdegradasi. Sisa bahan bakar yang mengental bisa membentuk lapisan lengket (gum) di sistem injeksi dan filter, membuat mesin sulit atau bahkan tidak bisa dinyalakan lagi.- Jika mobil dibiarkan lebih dari lima tahun, kemungkinan besar mesinnya perlu dibongkar total sebelum bisa digunakan kembali.Sistem Kelistrikan dan Baterai Cepat RusakSalah satu bagian yang paling cepat rusak pada mobil yang tidak digunakan adalah baterai. Tanpa alternator yang mengisi daya, baterai akan kehilangan energi dalam hitungan minggu hingga akhirnya mati total.Selain itu, komponen elektronik seperti ECU, sensor, dan sistem kelistrikan lainnya bisa mengalami oksidasi dan korosi akibat kelembapan. Pada mobil modern, ini dapat menyebabkan error sistem bahkan sebelum mesin dinyalakan.Dalam kasus ekstrem, jika kabel diserang tikus atau serangga, seluruh sistem kelistrikan mobil bisa rusak parah dan memerlukan penggantian penuh.Ban, Rem, dan Suspensi Juga Mengalami Kerusakan Filter Udara Mobil yang KotorMungkin terlihat sepele, tapi bagian kaki-kaki mobil adalah yang paling rentan saat kendaraan tidak pernah dipindahkan.1. Ban mobil akan kehilangan tekanan udara dan menciptakan flat spot bagian bawah ban yang gepeng karena menahan beban mobil di satu titik selama berbulan-bulan.2. Karet suspensi dan seal peredam kejut mengeras, membuat suspensi kaku dan berisik ketika mobil akhirnya digunakan kembali.3. Rem cakram dan tromol mudah berkarat. Setelah bertahun-tahun, kampas rem bisa menempel permanen pada cakram, membuat roda tidak bisa berputar.Jika mobil tidak digerakkan dalam jangka waktu sangat lama (lebih dari 10 tahun), seluruh sistem roda dan rem biasanya perlu diganti total.Masalah Lingkungan: Kelembapan, Jamur, dan Hewan KecilSelain faktor mekanis, lingkungan penyimpanan juga menentukan seberapa cepat kerusakan terjadi. Jika mobil disimpan di tempat lembap, karat bisa menyebar ke bodi dan rangka hanya dalam beberapa bulan.Interior pun tidak luput dari masalah:- Kelembapan bisa menimbulkan jamur pada jok dan karpet.- Plastik interior menjadi retak atau lengket akibat perubahan suhu.- Tikus, kecoa, dan laba-laba sering bersarang di ruang mesin atau kabin, bahkan bisa menggerogoti kabel dan selang bensin.Dalam kasus nyata yang dilaporkan beberapa kolektor mobil klasik, kendaraan yang disimpan tanpa ventilasi selama 20 tahun sering kali berubah menjadi “bangkai berkarat” yang nyaris tak bisa diselamatkan. Ilustrasi Inspeksi MobilMobil bukanlah benda mati yang bisa disimpan begitu saja. Ia adalah mesin kompleks yang memerlukan gerakan, panas, dan pelumasan rutin agar tetap sehat.Jika dibiarkan tanpa digunakan selama bertahun-tahun, hampir semua sistemnya akan mengalami degradasi alami mulai dari baterai, oli, hingga bodi. Tapi dengan perawatan sederhana dan penyimpanan yang benar, mobil bisa bertahan dalam kondisi baik bahkan setelah lama tak dijalankan.