Pengendara yang akan melintas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, perlu mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Kamis (1/10/2026) siang. Pasalnya, Mitra Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadwalkan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI. Perwakilan Asosiasi Pangan Gizi Indonesia wilayah 3T (APGI3T), Jawel Husin, mengatakan massa aksi akan berkumpul terlebih dahulu di sekitar Kantor TVRI Senayan sebelum bergerak menuju Gedung DPR. "Kami hari ini membawa aksi berhubung Hari Kesaktian Pancasila, kami membawa aksi namanya Hari Kesaktian Mitra BGN. Aksi di depan Gedung DPR RI pukul 13.30 WIB," ujar Jawel, dikutip dari , Kamis (1/10/2026). Menurut Jawel, massa yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang dari berbagai daerah. "Kami kumpul di TVRI nanti bergerak bareng ke DPR. Perkiraan 10.000 massa dari berbagai daerah, ada juga yang dari NTT berangkat ke Jakarta pakai bus," kata dia. Dengan adanya pergerakan massa dari kawasan TVRI menuju Gedung DPR, pengendara yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi sebaiknya mempertimbangkan rute lain. Jalur Alternatif di Sekitar DPR Pada aksi-aksi sebelumnya di kawasan DPR, Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengalihan arus dilakukan menyesuaikan jumlah massa dan kondisi lalu lintas di lapangan. Artinya, tidak semua ruas jalan otomatis ditutup. Namun, pengendara tetap perlu menyiapkan rute alternatif karena kondisi dapat berubah ketika massa mulai bergerak. Berikut beberapa jalur yang bisa dipertimbangkan pengendara untuk menghindari kawasan DPR dan Senayan: Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto ramai lancar, Kamis (27/8/2026). Dari Jakarta Barat menuju kawasan Slipi Pengendara dari arah Jakarta Barat yang hendak menuju Slipi dapat menggunakan Jalan Letjen S. Parman. Jika datang dari kawasan Tomang, maka perjalanan bisa dilanjutkan melalui Jalan Letjen S. Parman menuju Slipi. Rute tersebut dapat menjadi pilihan untuk menghindari kawasan Senayan apabila akses menuju Jalan Gatot Subroto di sekitar Gedung DPR mulai padat. Dari Jakarta Selatan menuju Slipi atau Tomang Pengendara dari arah Jakarta Selatan dapat menghindari kawasan Gedung DPR dengan mengambil rute melalui Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, kemudian menuju Jalan HOS Cokroaminoto. Selanjutnya, perjalanan dapat diarahkan ke kawasan Tugu Tani atau menyesuaikan tujuan akhir. Untuk pengendara yang menuju Jakarta Barat, rute dapat diteruskan ke arah Jalan Letjen S. Parman. Dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi Kendaraan dari Jalan Gatot Subroto dapat diarahkan melalui Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman. Rute ini bisa menjadi pilihan bagi pengendara yang ingin menuju Slipi atau Jakarta Barat tanpa melewati depan Gedung DPR. Dari Simpang Semanggi menuju Slipi Pengendara dari Simpang Semanggi yang hendak menuju Slipi atau Tomang dapat mempertimbangkan rute Jalan Sudirman, Jalan Bendungan Hilir, Jalan Pejompongan, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman. Rute tersebut juga pernah disiapkan Polda Metro Jaya sebagai jalur alternatif saat terdapat aksi di kawasan DPR. Dari Jakarta Timur menuju kawasan pusat Jakarta Bagi pengendara dari Jakarta Timur yang hendak menuju pusat Jakarta, salah satu pilihan adalah melalui Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, kemudian menuju kawasan Tugu Tani. Rute tersebut sebelumnya digunakan sebagai alternatif menuju kawasan Monas ketika terdapat aksi di sejumlah titik Jakarta. Pengendara Perlu Pantau Kondisi Jalan Penerapan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi bersifat situasional. Polisi dapat melakukan pengalihan apabila jumlah massa meningkat atau kondisi arus kendaraan membutuhkan penanganan. Karena itu, pengendara sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu rute. Perhatikan kondisi lalu lintas sebelum berangkat dan siapkan jalur cadangan apabila akses menuju Senayan mulai padat. Polda Metro Jaya sebelumnya juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan arus di lapangan. Bagi pengguna mobil maupun sepeda motor, sebaiknya menghindari kawasan sekitar TVRI Senayan, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gatot Subroto, dan akses menuju Kompleks DPR apabila tidak memiliki tujuan ke lokasi tersebut. Dengan begitu, perjalanan bisa tetap berjalan tanpa harus terjebak kepadatan akibat pergerakan massa menuju Gedung DPR.