Changan Lumin hadir sebagai mobil listrik mungil atau sering disebut micro EV yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan. Meski berukuran ringkas, Changan menegaskan bahwa Lumin bukan sekadar mobil kecil, melainkan kendaraan kompak yang tetap menawarkan ruang kabin memadai. Chief Executive Officer (CEO) Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan Lumin masih nyaman digunakan, termasuk untuk penumpang belakang. Test drive Changan Lumin keliling Jakarta “Jadi memang sebetulnya mobil ini bukan kecil, tapi kompak. Tadi juga sudah dicoba, kalau mau duduk di belakang masih oke. Kalau diisi berempat memang terasa, tapi tetap masih oke," ujar Setiawan yang ditemui di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Secara dimensi, Lumin memiliki panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.545 mm, serta jarak sumbu roda 1.980 mm. Jika dibandingkan dengan Wuling Air EV, yang memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm dengan jarak sumbu roda 2.010 mm, artinya Lumin lebih panjang dan lebih lebar, meski kalah pada jarak sumbu roda. Kemudian dari sisi desain, Setiawan menyebut Lumin tampil dengan karakter yang kuat dan mudah dikenali. Test drive Changan Lumin keliling Jakarta Tampilan wajahnya terlihat unik lewat penggunaan lampu depan bulat berukuran besar dengan detail Moon Eye Headlamp, yang memberi kesan lucu sekaligus modern. "Saya pikir desainnya unik, lucu. Saat masuk ke dalam, ternyata juga tidak sempit. Sebetulnya masih cukup nyaman untuk mobil perkotaan, sesuai dengan kebutuhan," ujarnya. Lumin hadir dengan warna-warna pastel yang cerah dan beragam, mulai dari Wheat Yellow, Sakura Powder, Magpie Gray, Foggy White, hingga Moss Green, yang menyasar konsumen muda dan pengguna urban. Tak hanya mengandalkan desain, Lumin juga unggul dari sisi teknologi pengisian daya dibandingkan kompetitor sejenis. Mobil listrik ini sudah mendukung DC fast charging dengan konektor CCS2. Test drive Changan Lumin keliling Jakarta "Mobil ini juga sudah mendukung fast charging, sudah pakai CCS2. Jadi tidak harus terus mengandalkan portable charging di rumah,” ujarnya. Dengan dukungan DC fast charging, pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan dalam waktu sekitar 35 menit. Dalam kondisi baterai penuh, Lumin memiliki jarak tempuh hingga 301 kilometer, cukup untuk menunjang aktivitas harian di dalam kota tanpa perlu sering mengisi daya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang