Chery-JLR Freelander GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari foto uji tabrak yang beredar, terlihat unit menggunakan label “Chery Auto” dan “C-NCAP”. Kerusakan pada bagian samping kendaraan mengindikasikan pengujian jenis side pole impact, yang bertujuan menguji perlindungan struktur bodi terhadap benturan dari samping.Secara tampilan, Freelander terbaru tetap mempertahankan karakter SUV khas Land Rover dengan desain mengotak. Siluetnya mengingatkan pada Land Rover Discovery, dengan sentuhan modern seperti lampu depan berbentuk persegi, gril tertutup, serta kap mesin model clamshell. Identitas “Freelander” juga ditampilkan jelas di bagian depan dan belakang.Masuk ke sisi teknologi, SUV ini menunjukkan pendekatan yang cukup progresif. Terlihat adanya modul LiDAR di bagian depan dan belakang, yang mengindikasikan kesiapan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut. Fitur ini akan didukung teknologi ADAS Level 2+ yang dikembangkan bersama Huawei.Dari sisi kabin, Freelander akan hadir dalam konfigurasi enam penumpang (2+2+2). Interiornya dilengkapi layar memanjang di bawah kaca depan serta layar tengah berukuran besar model melayang. Sistem infotainment dan panel digitalnya ditenagai chip dari Qualcomm.Selain itu, penggunaan baterai dari CATL menjadi salah satu nilai tambah, mengingat reputasi perusahaan tersebut dalam menghadirkan baterai dengan kepadatan energi tinggi dan standar keselamatan yang baik. Fitur lain yang disematkan antara lain pengisian daya nirkabel ganda, ruang penyimpanan luas, serta kursi baris kedua dengan fungsi “zero gravity”.Untuk sektor dapur pacu, Freelander akan tersedia dalam dua pilihan, yaitu Battery Electric Vehicle (BEV) dan Extended Range Electric Vehicle (EREV). Khusus versi listrik murni, dikabarkan akan menggunakan sistem tegangan tinggi 800V yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat. Seluruh varian juga disebut akan mengusung sistem penggerak semua roda (AWD). ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari sisi harga, SUV ini diperkirakan dibanderol mulai 400.000 yuan atau sekitar Rp 540 jutaan. Selain dipasarkan di China, Freelander juga disiapkan untuk pasar Timur Tengah, dengan peluang ekspansi ke pasar global di tahap berikutnya.Kehadiran Freelander generasi terbaru ini menjadi sinyal bahwa kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga inovasi. Dengan menggabungkan nama legendaris dan teknologi elektrifikasi, model ini berpotensi menarik perhatian konsumen yang mencari SUV modern dengan pendekatan berbeda.