Pameran Busworld Southeast Asia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, menjadi saksi sejarah baru bagi dunia transportasi sekaligus sepak bola tanah air. Karoseri Laksana resmi meluncurkan armada bus listrik terbaru yang digarap khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas klub raksasa ibu kota, Persija Jakarta. Langkah tim berjuluk "Macan Kemayoran" dalam mengadopsi bus listrik nol emisi ini menjadi preseden penting di industri sepak bola nasional. Bukan sekadar kendaraan operasional biasa, armada ini merupakan simbol transisi hijau dan komitmen nyata dalam mengurangi emisi karbon di area perkotaan. Bus listrik Persija Jakarta pakai bodi buatan Karoseri Laksana Legacy SR3 dan sasis Hyundai Bus ramah lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi antara keahlian manufaktur bodi lokal dari Karoseri Laksana dan ketangguhan teknologi sasis global milik raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai. Eksterior Gagah dengan Baterai di Atap Melihat tampilan eksteriornya, bus ini tampil dengan kelir didominasi warna merah terang khas Persija Jakarta. Pada bagian lambung kanan dan kiri, tersemat tulisan "PERSIJA" berukuran masif dengan font putih yang tegas, bersanding bersama logo kebanggaan klub serta grafis bertema Macan. Penegasan identitas kendaraan masa depan juga terlihat lewat tulisan "ELECTRIC BUS" di sisi bawahnya. Secara estetika, Laksana mengaplikasikan bodi Legacy SR3 Panorama. Ciri khas bus listrik dari Hyundai langsung terlihat begitu menengok bagian atap, di mana unit baterai masif sengaja ditempatkan di atas. Bus listrik Persija Jakarta pakai bodi buatan Karoseri Laksana Legacy SR3 dan sasis Hyundai Spesifikasi Tangguh Hyundai ELEC CITY Di balik jubah Legacy SR3 yang menawan, bus ini berdiri di atas platform Hyundai ELEC CITY Bare Chassis (12 meter). Berdasarkan data spesifikasi resmi, sasis ini memiliki panjang total 11.790 mm, lebar 2.490 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 6.030 mm. Bicara soal dapur pacu, bus listrik Persija ini mengandalkan motor listrik tipe Central / Asynchronous (AC) yang mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 240 kW atau setara 326 PS, serta torsi instan sebesar 102 kgm. Tenaga tersebut dialirkan melalui dua mode berkendara yang bisa disesuaikan oleh pengemudi, yaitu Power Mode (240 kW) untuk performa penuh atau Eco Mode (160 kW) demi efisiensi energi. Bus listrik Persija Jakarta pakai bodi buatan Karoseri Laksana Legacy SR3 dan sasis Hyundai Sektor daya disokong oleh baterai High-Capacity Lithium-ion Polymer berkapasitas 290,4 kWh. Dalam kondisi baterai terisi penuh, sasis Hyundai ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 420 km. Untuk menjamin kenyamanan para punggawa Macan Kemayoran selama perjalanan jauh, sektor kaki-kaki sasis seberat 8.235 kg ini sudah ditopang oleh suspensi udara di depan dan belakang. Sementara untuk fitur keselamatan, sistem pengereman sudah menggunakan cakram (Disc Brake) yang dikawal oleh teknologi elektronik mumpuni, yakni gabungan Electronic Braking System (EBS) dan Vehicle Dynamic Control (VDC). Kehadiran bus listrik mewah garapan Laksana dan Hyundai di Busworld 2026 ini membuktikan bahwa kenyamanan kelas satu bagi atlet dan kepedulian terhadap lingkungan hidup kini bisa berjalan beriringan di dunia olahraga Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang