Jorge Martin bahagia betul bisa menang sprint race MotoGP Amerika Serikat. Dia merayakan kemenangan dengan wheelie, tapi ending-nya malah nyungsep!Sprint race MotoGP Amerika 2026 di Circuit of The Americas (COTA) berlangsung dini hari tadi (29/3). Martin tampil impresif dengan strategi ban berbeda. Ia menjadi satu-satunya rider yang menggunakan ban belakang medium, bukan soft seperti para rival.Keputusan itu terbukti jitu, karena ia mampu memangkas jarak dengan Francesco Bagnaia yang sempat memimpin balapan. Momentum kemenangan Martin datang di lap terakhir. Rider asal Spanyol itu melakukan manuver penyalipan krusial di ujung lintasan lurus belakang buat mengamankan posisi terdepan. Ini menjadi kemenangan pertama Martin sejak musim 2024, sekaligus membawanya ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026.Usai melewati garis finis, euforia Martin tak terbendung. Sebagai bentuk perayaan, rider asal Spanyol ini melakukan aksi angkat roda depan alias wheelie di hadapan tribun penonton. Awalnya, aksi tersebut berjalan mulus dan terlihat keren. Namun, tampaknya Martin terlalu bersemangat.Saat menurunkan roda depannya kembali ke aspal, keseimbangannya goyah. Motor Aprilia miliknya kehilangan kendali sesaat hingga akhirnya ia terjatuh."Saya tahu saat itu juga bakal jatuh, masuk gigi dua dan tiga, motornya nggak naik (wheelie) dengan cepat," kata Martin dikutip dari GPone, MInggu (29/3/2026)."Saya nggak bisa kontrol bagian depan, jadi ketika (masuk) gigi empat dan itu sudah mendarat ke tanah lagi, saya terjatuh. Saya merasa tidak enak dengan tim saya, tapi hari ini mereka lebih bahagia untuk kembali bekerja," kata dia.[Gambas:Instagram]