Pernah merasakan setir atau pedal rem bergetar saat mobil mengerem? Kondisi seperti ini cukup sering dialami pemilik kendaraan, terutama pada mobil yang usia pakainya sudah cukup lama. Meski kerap dianggap biasa, gejala tersebut ternyata bisa menjadi tanda adanya masalah pada piringan rem atau disc brake. Permukaan piringan yang sudah tidak rata dapat membuat pengereman terasa kurang nyaman, bahkan mengganggu kestabilan mobil. Pemilik Dokter Mobil, Lung Lung, mengatakan piringan rem yang tidak rata memang dapat memicu getaran saat pengereman. “Bikin getar pas nge-rem iya,” ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Selasa (26/5/2026). Menurut dia, efek getaran tersebut justru lebih berbahaya dibanding sekadar membuat kampas rem lebih cepat habis. “Dan bikin getar pas nge-remnya itu yang menurut gue membuat lebih berbahaya,” kata dia. Ilustrasi piringan cakram, kaliper, dan kampas rem mobil Piringan rem yang bergelombang umumnya terjadi akibat panas berlebih, gaya berkendara agresif, atau usia pakai komponen yang sudah terlalu lama. Permukaan disc yang tidak rata membuat kampas rem menekan secara tidak konsisten ketika roda berputar. Akibatnya, tekanan pengereman menjadi naik-turun dan memunculkan getaran yang terasa di pedal maupun setir. Jika dibiarkan, kondisi tersebut juga dapat mempercepat keausan komponen lain di sistem pengereman. Selain itu, pengereman yang tidak stabil berpotensi membuat jarak berhenti kendaraan menjadi kurang optimal, terutama saat mobil digunakan dalam kecepatan tinggi atau membawa beban penuh. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan segera memeriksa kondisi piringan rem apabila mulai muncul gejala getar saat mengerem. Penanganannya bisa berupa bubut disc brake jika masih memungkinkan, atau penggantian piringan rem apabila ketebalannya sudah melewati batas aman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang