Penjualan sepeda motor di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mencatat lonjakan signifikan di tengah tantangan geopolitik global. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa pasar roda dua nasional masih bergairah, bahkan untuk segmen premium. “Walaupun geopolitik lagi begitu, industri kita masih bertahan,” ujar Project Manager Dyandra Promosindo, Rudi MF, kepada Kompas.com (28/2/2026). Ilustrasi booth Honda motor di IIMS 2026 “Bahkan motor naik 67 persen secara unit dan 47 persen secara rupiah karena brand premium seperti Harley dan BMW Motorrad juga banyak SPK-nya. Market kita masih menjanjikan,” kata dia. Lonjakan 67 persen secara unit dan 47 persen secara nilai transaksi menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap sepeda motor tidak hanya kuat di segmen entry level, tetapi juga di kelas atas. Banyaknya surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk merek premium menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut. Ilustrasi booth Vespa di IIMS 2026 Meski demikian, harus diakui bahwa secara keseluruhan komposisi transaksi di IIMS 2026 masih didominasi mobil. “Dari 8,7 triliun itu, komposisinya mirip tahun lalu. 14 persen itu motor, sisanya mobil. Jadi tetap dominan mobil, di atas 80 persen,” ujar Rudi. “Industri pendukung atau aftermarket juga masuk di situ, tapi angkanya enggak besar walaupun naik secara rupiah sekitar 3 persen dibanding tahun lalu,” katanya. Peluncuran Triumph Motorcycles di Indonesia Seperti diketahui, pameran IIMS 2026 menghadirkan total 26 merek kendaraan roda dua yang memamerkan inovasi dan produk terbaru. Deretannya lengkap, mulai dari pabrikan Jepang seperti Astra Honda Motor (AHM), Yamaha Motor, dan Kawasaki Heavy Industries. Termasuk merek Eropa premium seperti BMW Motorrad, Harley-Davidson, Triumph Motorcycles, MV Agusta, Aprilia, Moto Guzzi, dan Vespa. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang