Pebalap Indonesia Avila Bahar menorehkan prestasi di ajang balap internasional. Berduet dengan pebalap Malaysia Aaron Lim, Avila yang membela tim Honda Racing Indonesia (HMRT) sukses menjuarai Malaysia Touring Car Championship (MTCC) 300KM Round 3 di Sepang International Circuit, Malaysia. Duet HMRT tampil dominan sepanjang akhir pekan. Setelah Avila merebut pole position pada sesi kualifikasi, keduanya langsung memimpin balapan sejak lap pertama dan mampu mempertahankan posisi terdepan hingga menyentuh garis finis. Strategi pit stop sempat membuat HMRT turun ke posisi kedua. Namun, setelah seluruh pesaing menyelesaikan pit stop wajib, Avila dan Aaron Lim kembali mengambil alih pimpinan balapan dan mempertahankannya hingga akhir lomba. Kemenangan tersebut menjadi hasil yang sangat penting bagi HMRT karena putaran ketiga MTCC 300KM menawarkan poin ganda, sehingga semakin memperkuat posisi tim dalam persaingan klasemen musim ini. "Apa pun itu, keluarga tetap menjadi support system terbaik hingga saya dan Aaron Lim bisa mengulang sukses sebelumnya dengan start terbaik, pole position, fastest lap hingga meraih kemenangan. Tim HMRT juga melakukan persiapan terbaik sehingga semuanya berjalan sempurna," kata Avila dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026). Pebalap Honda Racing Indonesia itu mengatakan kemenangan di Sepang terasa semakin spesial karena seluruh target tim berhasil dicapai dalam satu akhir pekan. "Memang akhir pekan ini sangat membahagiakan karena kami meraih hasil sempurna sejak sesi latihan, kualifikasi, pole position, fastest lap hingga kembali menjadi juara," ujarnya. Setelah kembali ke Indonesia, Avila akan langsung mempersiapkan diri menghadapi putaran ketiga dan keempat Mandalika Festival of Speed (MFoS). Ia berharap hasil positif di Sepang bisa menjadi modal untuk melanjutkan tren kemenangan di Sirkuit Mandalika. Avila Bahar juara MTCC 300KM Sepang MTCC 300KM MTCC 300KM sendiri merupakan salah satu balapan ketahanan (endurance race) paling bergengsi di Asia Tenggara yang menjadi bagian dari rangkaian Malaysia Touring Car Championship. Berbeda dengan balapan sprint, setiap mobil dikendarai oleh dua pebalap yang bergantian melalui pit stop wajib untuk menyelesaikan total jarak tempuh sekitar 300 kilometer. Selain mengandalkan kecepatan, balapan ini juga menguji konsistensi pebalap, strategi tim, efisiensi pit stop, hingga daya tahan kendaraan. Putaran ketiga di Sepang memiliki arti penting karena menggunakan sistem double points, sehingga hasil balapan sangat berpengaruh terhadap persaingan gelar juara musim ini.