Penjualan mobil di Indonesia tahun 2026 diperkirakan masih stagnan. Target penjualan mobil tahun ini tak sampai 1 juta unit.Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan, target penjualan mobil di Indonesia tahun ini hanya 850 ribu unit. Target itu memang sedikit lebih tinggi dari pencapaian penjualan 2025, tapi tidak sampai 1 juta unit."Jadi, pada dasarnya kita kemarin sudah sepakat, pada tahun ini kita mematok target sebanyak 850 ribu unit," kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara seperti dikutip Antara. Dia mengemukakan bahwa target tersebut masih bisa berubah sesuai dengan perkembangan pasar otomotif di Tanah Air."Kalau misalnya ada perkembangan baru, ada kebijakan baru, ya mungkin kita akan lihat lagi," katanya.Berdasarkan data wholesales Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), penjualan mobil sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 803.687 unit. Angka tersebut turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.Tak hanya di level wholesales, performa di level retail sales (penjualan langsung ke konsumen) juga cuma 800 ribuan unit. Sepanjang 2025, sebanyak 833.692 unit mobil berpindah tangan ke garasi konsumen. Angka tersebut masih minus 7,2 persen secara tahunan (year-on-year).Tahun 2025, Gaikindo beberapa kali merevisi target penjualan mobil di Indonesia. Target terakhir dari Gaikindo adalah 780 ribu unit. Tapi, penjualan mobil di Indonesia sepanjang 2025 tembus 800 ribuan unit.Untuk tahun 2026 ini, diharapkan beberapa momentum seperti lebaran serta pameran-pameran otomotif dapat membantu meningkatkan penjualan mobil di Indonesia. Selain itu, kehadiran merek baru dan produk kendaraan terbaru juga diharapkan dapat menjadi stimulus penjualan kendaraan pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri."Nah, kita berharap setelah itu harusnya kita bisa sedikit nge-gas lah gitu. Karena kan panjang, dari Maret sampai ke akhir tahun nanti," kata Kukuh.