Kalau dulu motor cuma sekadar alat transportasi, sekarang ceritanya beda. Di tangan anak muda, skutik sudah naik kasta jadi alat pamer identitas. Yamaha Indonesia kelihatan paham betul arah angin ini lewat Yamaha Classy Modifest 2026. Fenomena modifikasi skutik memang lagi di fase menarik. Bukan lagi soal kencang-kencangan atau part mahal, tapi soal selera. Warna bisa jadi statement, jok bisa jadi signature, bahkan detail kecil bisa jadi bahan obrolan. Di titik ini, motor berubah jadi medium storytelling dan tiap orang punya cerita masing-masing. Lewat Classy Modifest, Yamaha seperti memberi panggung resmi untuk kultur ini. Dari yang tadinya main di tongkrongan atau circle kecil, sekarang dikasih spotlight. Artinya jelas, apa yang dulu dianggap iseng sekarang punya nilai, bahkan bisa diapresiasi secara luas. Menariknya, pendekatan yang diambil Yamaha tidak kaku. Mereka tidak memaksakan satu pakem modifikasi tertentu. Justru sebaliknya, semakin beragam semakin menarik. Mau clean look, retro vibes, atau bahkan konsep nyeleneh, semuanya punya ruang. Di sinilah esensi Classy dimainkan. Bukan soal rapi saja, tapi soal karakter. Masuknya Yamaha Grand Filano ke dalam ajang ini juga bukan tanpa alasan. Secara positioning, model ini punya DNA yang kuat di sisi lifestyle. Ketika digabung dengan Fazzio, spektrum gaya yang muncul otomatis makin lebar. Hasilnya adalah potensi kreativitas yang lebih liar dan sulit ditebak. “Melalui Yamaha Classy Modifest 2026, kami menghadirkan berbagai kompetisi skena sebagai wadah anak muda untuk mengekspresikan kreativitas dan identitas diri yang kalcer secara positif. Pada tahun ini, kami juga memperluas lini produk yang dapat berpartisipasi dengan menambahkan Yamaha Grand Filano, serta menghadirkan kategori modifikasi yang semakin beragam agar lebih relevan dengan tren dan gaya hidup anak muda saat ini. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi skutik Classy sebagai simbol modern lifestyle yang kreatif di kalangan anak muda,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Menariknya, Yamaha tidak berhenti di motor. Mereka sengaja memasukkan elemen lifestyle lain, mulai dari fashion sampai aktivitas yang dekat dengan kultur anak muda. Jadi wajar kalau event ini terasa lebih seperti festival dibanding kontes formal. Lebih cair, lebih bebas, dan tentu saja lebih relate ke anak muda. Format roadshow ke lima kota sepanjang Mei hingga Juni 2026 juga bikin dinamika makin hidup. Setiap kota punya gaya sendiri, punya selera sendiri. Artinya, standar keren di satu kota belum tentu sama di kota lain. Di situlah serunya karena tidak ada satu definisi mutlak soal gaya. Kalau ditarik garis besar, Yamaha sedang bermain di ranah yang lebih dalam dari sekadar produk. Mereka masuk ke area identitas, komunitas, dan cara anak muda memandang diri mereka sendiri. Motor cuma jadi pintu masuk. Sisanya? Soal bagaimana Anda ingin dilihat. Classy Modifest 2026 pada akhirnya bukan cuma tentang siapa yang paling rapi atau paling mahal. Tapi siapa yang paling ‘kena’, baik itu secara konsep, secara rasa, maupun secara karakter. Buat yang merasa punya gaya beda, ini jelas panggung yang layak dicoba.