Pertamina Endurance Race 6 Hours kembali menjadi panggung pembuktian bagi Banteng Motorsport. Turun dengan tiga mobil di kelas ITCR 1200cc, tim ini mampu mengamankan satu podium, sementara dua unit lainnya tetap finis di posisi kompetitif meski sempat menghadapi kendala teknis. Balapan yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit tersebut mempertemukan kombinasi pembalap internasional dan nasional. Jonatan Xie (Singapura) serta Igors Brainins (Latvia) bergabung bersama Hendra Widjanarko, M. Ichsan, David Djaja, M. Rayhan Tania, Davino Satria, dan Fladdy Malik. Partisipasi tahun ini sekaligus menandai konsistensi tim dalam ajang balap ketahanan sejak debut di Sepang 1000KM pada 2023. Pengalaman yang semakin matang membuat strategi difokuskan pada reliabilitas kendaraan dan target zero trouble sepanjang enam jam balapan, termasuk penguatan serta penggantian sejumlah komponen krusial sebelum lomba. Banteng Motorsport raih podium pada Pertamina Endurance Race 6 Hours di Sirkuit Mandalika Kendala justru datang dari mobil nomor 533 yang dikemudikan Hendra Widjanarko, M. Ichsan, dan Jonatan Xie. Masalah bermula dari bahan bakar yang tercampur air, membuat performa mobil terganggu sejak sesi kualifikasi hingga harus start dari posisi paling belakang. Saat balapan berjalan, gangguan kembali muncul pada piggyback ECU yang masuk mode aman akibat pembacaan rasio udara dan bahan bakar tidak akurat. Tim kemudian mengambil keputusan strategis dengan melepas piggyback ECU saat pit stop. Langkah tersebut membuat mobil dapat melanjutkan lomba, meski harus menerima konsekuensi penurunan tenaga mesin. Terlepas dari hambatan tersebut, hasil akhir tetap tergolong positif. Mobil nomor 44 yang dikemudikan David Djaja, Rayhan Tania, dan Davino Satria finis di posisi ketiga. Sementara mobil nomor 123 yang diperkuat Fladdy Malik dan Igors Brainins menempati posisi keempat. Mobil nomor 533 pun tetap berhasil mencapai garis finis, memperlihatkan daya tahan dan kerja sama tim sepanjang lomba. Banteng Motorsport raih podium pada Pertamina Endurance Race 6 Hours di Sirkuit MandalikaPebalap M. Ichsan menyampaikan bahwa secara persiapan tim sebenarnya sudah sangat siap menghadapi balapan. “Harusnya semua bisa berjalan sesuai target karena seluruh persiapan sudah dilakukan dengan matang. Namun dalam balap endurance, faktor keberuntungan juga tetap menjadi salah satu penentu hasil akhir,” ujar Ichsan, dalam keterangan resminya. Dukungan teknis dari Mesin HL turut mendapat perhatian. CMO Mesin HL, Jerry Riadi, menyebut ajang ini menjadi ruang pembuktian kualitas produk nasional. “Mesin HL terus menguji dan membuktikan kualitas produk Indonesia agar sejajar dengan brand Jepang, Eropa, dan Amerika yang umum digunakan di motorsport. Tools dengan standar kekuatan dan presisi tinggi tidak hanya mendukung performa kendaraan di lintasan, tetapi juga mempercepat pekerjaan di pit stop sehingga membantu tim meraih waktu terbaik,” kata Jerry. Hasil ini mempertegas konsistensi Banteng Motorsport dalam menjaga performa dan pengembangan teknis di kompetisi endurance. Podium di Mandalika menjadi sinyal bahwa tim tersebut tetap kompetitif, baik di level nasional maupun internasional. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang