Touring bukan sekadar perjalanan panjang di atas sepeda motor. Ada yang menjadikannya ajang untuk menikmati keheningan pribadi, ada juga yang menemukan makna lewat kebersamaan dalam rombongan. Salah satunya adalah Abenk Kampak, anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) sekaligus anggota Nusantara Motoriders MC. Menjelang akhir November 2025, pria pengguna Royal Enfield Himalayan 411 itu memutuskan ikut dalam gelaran RE Global Heritage Ride Madura 360. Dia mengaku tertarik ikut rombongan karena tema perjalanan yang diangkat mengusung budaya dan nilai sejarah di tiap tujuan. Solo touring Madura-Bogor pun dilakoni oleh Abenk Kampak menggunakan Royal Enfield Himalayan 411 “Salah satu hal yang memutuskan saya ikut adalah tema budaya dan nilai sejarah,” ujar Abenk, dalam keterangan resminya. Abenk berangkat dari Kota Bogor pada Jumat (21/11/2025), memadukan 47 km naik motor dan sisanya estafet di dalam bus sejauh 800 km untuk menghemat energi. Keesokan harinya, perjalanan bersama rombongan dimulai dari Surabaya menuju Sumenep, menempuh rute yang menyajikan pemandangan alam dan landmark budaya di Bangkalan serta Surabaya. Selama di Madura, Abenk dan para peserta berkunjung ke Air Terjun Toroan, Pantai Slopeng, Masjid Jami Sumenep, Pantai Sembilan Pulau Giligenting, Kampung Keris Sumenep, hingga Api Abadi Sampang. Namun, perjalanan bersama rombongan hanya menjadi pembuka. Bagi Abenk, touring tanpa solo riding terasa belum lengkap. Solo touring Madura-Bogor pun dilakoni oleh Abenk Kampak menggunakan Royal Enfield Himalayan 411 Begitu acara resmi berakhir, ia melanjutkan perjalanan pulang seorang diri menuju Bogor. Etape awal selepas Surabaya melewati Madiun, Solo, dan finis serta bermalam di Yogyakarta. Hal menarik lainnya, Abenk selalu memilih penginapan syariah di setiap kota persinggahan, termasuk saat bermalam di Wisma Syariah Musafira. Hari kedua, perjalanan diarahkan lewat jalur Pantai Ayah Cilacap dan berakhir di Tasikmalaya. Setelah melibas 300 km, ia beristirahat di Dmanggo Syariah yang dilengkapi AC dan air panas. Etape terakhir ditempuh melalui jalur tengah dari Tasikmalaya menuju Bandung dan finis di Kota Bogor, sejauh 270 km. Total jarak yang ditorehkan selama touring ini mencapai 1.312 km riding dan 800 km di dalam bus, melintasi sepuluh kota dan lima provinsi. Angka yang cukup impresif, sekaligus menegaskan karakter petualangan yang melekat pada dirinya. Menutup perjalanan panjang tersebut, Abenk mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan antara pengguna Royal Enfield di Indonesia. “Kegiatan ini adalah suatu rangkaian kegiatan riding bersama yang diselenggarakan oleh Royal Enfield Global dengan komunitas pengguna Royal Enfield secara personal maupun komunitas seperti Nusantara Motoriders MC dan RoRI Jawa Timur,” kata Abenk. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang