Sesi Practice Moto2 pada GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi momen krusial untuk memperebutkan 14 tiket lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2). Sayangnya, pebalap Indonesia Mario Aji harus menerima kenyataan pahit setelah mengalami insiden terjatuh dan mengakhiri sesi di posisi ke-23, sehingga harus berjuang lewat sesi Q1 terlebih dahulu. Sesi Diwarnai Red Flag Mario sebenarnya mengawali sesi dengan cukup menjanjikan. Ia mencatatkan waktu 1 menit 33,623 detik dan sempat mengamankan posisi ketujuh. Saat itu, Ivan Ortola memimpin di posisi terdepan, disusul Alonso Lopez dan Senna Agius. Mario Aji Sesi sempat terhenti akibat pengibaran bendera merah (Red Flag) setelah visor helm milik Manuel Gonzalez terlepas di antara tikungan ke-9 dan ke-10. Setelah sesi dilanjutkan, Mario sempat mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 33,315 detik yang membawanya naik ke posisi keenam. Namun, persaingan sengit membuat posisi Mario perlahan tergeser hingga ke urutan 15 saat Izan Guevara merebut posisi tercepat dengan waktu 1 menit 32,465 detik. Tak lama berselang, bendera merah kembali berkibar akibat kendala teknis pada panel LED petunjuk informasi pebalap. Insiden Lowside di Tikungan Pertama Saat sesi tersisa 12 menit usai jeda kedua, posisi Mario kian melorot hingga urutan ke-22. Nasib kurang beruntung menghampiri pebalap tuan rumah ini ketika ia mengalami insiden terjatuh (lowside) di tikungan pertama yang menyebabkannya tak bisa melanjutkan sesi. Di barisan depan, Izan Guevara makin tak tertandingi usai menajamkan posisinya menjadi 1 menit 32,337 detik, diikuti Alex Escrig di posisi kedua dan Daniel Holgado di posisi ketiga. Hingga bendera finis dikibarkan, Mario Aji harus terlempar ke peringkat ke-23. Hasil ini memaksa Mario untuk berjuang menembus posisi empat besar pada sesi Q1 Sabtu (10/10/2026) demi bisa melangkah ke Q2.