Kehadiran Farizon SV di Tanah Air langsung mencuri perhatian. Merek yang merupakan anak perusahaan Geely itu digadang-gadang hadir sebagai pesaing baru Toyota Hiace. Alfahmi Armis, Branch Manager Farizon Arista Tebet mengatakan, Farizon SV tidak ingin dibilang sebagai penantang baru Toyota Hiace, sebab secara produk berbeda. "Kita sebenarnya tidak mau dibilang sebagai penantang, sebab secara produk berbeda pasarnya. Jadi awalnya itu kita lihat pasar untuk kendaraan komersial EV itu masih jarang di Indonesia, maka dari itu kita hadirkan Farizon SV," katanya kepada Kompas.com, Selasa (3/2/2026). Farizon SV di diler Farizon Arista Tebet Pria yang akrab disapa Fahmi itu menjelaskan, Farizon resmi masuk ke pasar Indonesia diboyong oleh Arista Group melalui PT Arista Auto Elektrindo. Kehadiran dari Farizon SV untuk memenuhi kebutuhan bagi bisnis travel atau pariwisata yang ingin menggunakan kendaraan listrik. Sebab, mobil ini dirancang untuuk kebutuhan transportasi penumpang, mulai dari layanan shuttle bus, kendaraan operasional, hingga mobilitas komersial berkapasitas besar. "Untuk penunjang performa, Farizon SV dibekali motor listrik bertenaga hingga 170 kW dengan torsi puncak 336 Nm. Kendaraan ini dirancang mampu membawa daya angkut besar, menjaga stabilitas optimal, serta telah melalui berbagai pengujian operasional di beragam kondisi global," kata Fahmi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang