Daihatsu Kayoibako-K Daihatsu kembali menunjukkan arah masa depan mobilitas dengan memperkenalkan Kayoibako-K di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025. Mobil konsep berukuran mungil ini dirancang bukan sekadar sebagai kendaraan niaga ringan, tetapi juga sebagai sarana kerja fleksibel yang bisa menyesuaikan kebutuhan penggunanya. Mengusung tagline “A mini vehicle that connects people up close”, Kayoibako-K menjadi representasi generasi baru kendaraan niaga mini (Kei car) berbasis listrik penuh atau BEV (Battery Electric Vehicle).Dengan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.885 mm, mobil ini termasuk salah satu kendaraan terkecil di kelasnya namun menawarkan ruang kabin yang lapang berkat wheelbase 2.550 mm dan kapasitas hingga empat penumpang. Daihatsu menekankan fleksibilitas sebagai nilai utama dari Kayoibako-K. Mobil ini dirancang agar dapat digunakan oleh siapa pun dengan mudah, membuka akses lebih luas bagi para pekerja di berbagai bidang, mulai dari pengantar barang, layanan komunitas, hingga pekerja lepas yang membutuhkan mobilitas tinggi.Seperti dilansir VIVA Otomotif dari laman Daihatsu, Minggu 9 November 2025, lebih dari sekadar alat transportasi, Kayoibako-K terhubung dengan data center untuk mendukung berbagai skenario penggunaan. Fitur integrasi digital ini memungkinkan penyesuaian fungsi kendaraan sesuai kebutuhan pengguna — misalnya sebagai mobil pengiriman, kantor bergerak, atau pos layanan masyarakat. Yang menarik, Daihatsu juga membekali konsep ini dengan kemampuan otonom penuh. Artinya, Kayoibako-K bisa dipanggil dan dikembalikan secara otomatis tanpa pengemudi. Fitur ini membuka peluang baru bagi model kerja masa depan, di mana kendaraan menjadi “rekan kerja” yang bisa beroperasi kapan saja dan di mana saja. Selain itu, Daihatsu juga menyoroti potensi sosial dari kendaraan mungil ini. Dengan fungsi multiguna berbasis perangkat digital, Kayoibako-K dapat berperan sebagai kendaraan pengiriman sekaligus alat bantu masyarakat, misalnya untuk memantau kondisi lansia di daerah terpencil atau membantu kegiatan komunitas lokal.Dengan kehadiran Kayoibako-K, Daihatsu ingin menunjukkan bahwa kendaraan kecil bukan lagi sekadar alat transportasi hemat, melainkan bagian dari solusi mobilitas cerdas yang mempererat hubungan antar manusia. Konsep ini juga menjadi simbol transformasi industri otomotif menuju era kerja yang lebih dinamis, inklusif, dan berkelanjutan.