Mobil listrik ringkas Chery QQ dikabarkan sudah bisa dipesan lebih awal di Indonesia melalui skema pre-booking, meski peluncuran resminya belum dilakukan. Salah satu tenaga penjual Chery di Jakarta mengatakan, konsumen sudah dapat melakukan pemesanan dengan uang tanda jadi sebesar Rp 5 juta untuk mendapatkan nomor antrean. “Untuk launching dan pengumuman harganya pada saat GIIAS 30 Juli 2026. Pre-booknya Rp 5 juta, untuk dapat nomor antrean. Masuk antrean pertama untuk pengiriman di Agustus-September,” ujar tenaga penjual Chery, kepada Kompas.com, Selasa (5/5/2026) Artinya, konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal berpotensi mendapatkan unit lebih cepat saat distribusi dimulai. Sinyal kehadiran mobil ini sebelumnya juga terlihat dari unggahan akun Instagram resmi Chery Motor Indonesia pada Senin (4/5/2026). Dalam postingan tersebut, terlihat siluet mobil dengan tulisan "Spacious, Complete. Built for City Life. Happiness is on the way, stay tuned” (Lapang, lengkap. Dibuat untuk kehidupan di perkotaan. Kebahagiaan sedang dalam perjalanan, nantikan ya). Sebagai informasi nama Chery QQ cukup dikenal di pasar China. Model ini pertama kali meluncur pada 2003 dan sempat mencatatkan penjualan lebih dari satu juta unit dalam kurun waktu sekitar satu dekade. Dalam beberapa tahun terakhir, Chery kembali menghidupkan lini QQ lewat berbagai mobil listrik perkotaan. Pada 2026, diperkenalkan Chery QQ3 EV sebagai generasi terbaru dengan konsep hatchback empat pintu. Merujuk pada spesifikasi global, QQ3 EV hadir dengan desain modern, ditandai lampu depan dan belakang berbentuk oval, serta handle pintu semi tersembunyi. Dimensinya juga tergolong kompak dengan panjang sekitar 4,2 meter. Masuk ke bagian interior, mobil ini dibekali layar sentuh 15,6 inci model floating, panel instrumen digital, serta sistem infotainment dengan dukungan chip Snapdragon 8155 dan asisten suara berbasis AI. Chery QQ3 EV Dari sisi performa, QQ3 EV tersedia dalam dua pilihan motor listrik, yakni 58 kW (78 hp) dan versi lebih bertenaga 90 kW (121 hp) yang menggerakkan roda belakang. Untuk baterai, tersedia opsi 29,5 kWh dan 41,3 kWh. Soal jarak tempuh, mobil ini diklaim mampu melaju hingga 310 km hingga 420 km berdasarkan standar CLTC, tergantung varian yang dipilih. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang