Politikus dan pengusaha Sandiaga Uno, mengaku semakin kepincut dengan mobil listrik. Bahkan, Sandiaga menyebut mayoritas kendaraan di rumahnya kini sudah beralih ke mobil listrik, mengalahkan mobil berbahan bakar minyak (BBM) maupun hybrid. Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat ditemui di sela penandatanganan kerja sama FIN Komodo dan OK OCE pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Sandiaga Uno di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (27/4/2025). "Saya sendiri sekarang mobil yang ICE tinggal satu. (ICE) tinggal satu, yang hybrid satu. Terus sisanya udah mobil listrik," ujarnya kepada Kompas.com di JIExpo, Sabtu (14/2/2026). Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini juga membeberkan mobil listrik yang digunakan oleh keluarganya. "Kalau Nur (Asia) pakai Denza. Kalau saya pakai Ioniq. Tapi Sulaiman (Saladdin Uno) sudah pakai Chery sekarang," katanya. Menurut Sandiaga, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan mobil listrik di Indonesia adalah insentif dari pemerintah. Kebijakan potongan pajak, subsidi, dan kemudahan regulasi efektif dalam menarik minat masyarakat. Tinjau MotoGP, Menparekraf Sandiaga Uno mampir ke Garasi Gresini Racing dan bertemu Marc Marquez. "Ya, insentif itu salah satu pemicu, ya. Tapi sekarang sudah banyak yang melihat bagaimana mobil listrik itu bisa mengurangi biaya BBM, energi dan ternyata cukup mudah dikelolanya," katanya. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah memang memberikan berbagai insentif untuk kendaraan listrik, baik fiskal maupun non fiskal. Namun, pada 2026 pemerintah memberhentikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 10 persen. Meski begitu, tren peralihan ke mobil listrik dinilai tetap berlanjut seiring meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi biaya operasional dan kemudahan penggunaan mobil listrik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang