Mini Cooper terutama yang 3-door merupakan salah satu mobil ikonik yang masih dijual sampai sekarang. Merek Mini memiliki sejarah yang panjang dan legendaris. Serta model Cooper 3-door juga menjadi salah satu mobil perkotaan dengan desain unik dan bahkan sering dijadikan patokan merek lain. Kalau ingin memiliki mobil perkotaan yang unik tersebut tapi dengan budget terbatas, solusinya dengan mencari unit bekas. Tapi carinya juga harus usaha, karena kebanyakan mobilnya jadi barang koleksi orang. Ratusan Mini Cooper klasik dan modern dari Jakarta Morris Club (JMC) dan komunitas lainnya dalam acara Merdeka Run 2024 Andi, Pemilik Jordy Mobil di MGK Kemayoran menjelaskan, unit Mini Cooper 3-door di pasar mobil bekas cukup jarang ditemukan. "Memang jarang ada, mungkin karena banyak yang tidak mau jual. Mereka beli untuk dikoleksi," kata Andi kepada Kompas.com, Senin (12/1/2026). Agus Focus, Kepala Bursa Otomotif Mangga Dua Square mengatakan, jumlah stok Mini Cooper terutama yang 3-door memang sedikit. Tapi itu juga karena peminatnya yang menurun. "Peminatnya menurun drastis. Saya tidak lagi stok kecuali murah harganya," kata Agus kepada Kompas.com. Kemungkinan tren mobil perkotaan yang imut juga bergeser. Mengingat saat ini kebanyakan orang pilih SUV ringkas dibandingkan mobil perkotaan biasa. Kalau dicek di marketplace mobil bekas, Cooper 3-door keluaran 2020 ke atas masih di kisaran Rp 600 juta. Kalau mau cari yang lebih murah, bisa membeli model di tahun yang lebih tua. Misal seperti Cooper 3-door tahun 2015 bisa dibeli dengan harga Rp 299 juta. Lalu ada juga keluaran 2018 model atap terbuka atau cabrio yang harganya masih Rp 560 juta. Serta kalau unit 2020 ke atas, ada yang dijual Rp 575 juta sampai Rp 600 jutaan. Bahkan kalau modelnya edisi spesial, harga bekasnya masih cukup bertahan di Rp 600 jutaan ke atas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang