Setelah menjalani operasi tangan kiri, kondisi Jorge Martin belum benar-benar pulih. Bahkan, dua pekan terakhir, pebalap asal Spanyol itu tak mampu mengangkat botol minum!Martin sebenarnya sudah mulai turun ke lintasan untuk menguji coba motor terbarunya untuk musim depan. Dia menggelar latihan tertutup di Sirkuit Valencia, Spanyol. Namun, setelah selesai uji coba, cederanya kembali kambuh. Itulah mengapa, dia harus kembali ke meja operasi. "Saya pikir saya sudah pulih, tapi dua minggu setelah seri di Valencia, saya bahkan tidak bisa mengangkat botol air. Saya mulai merasakan banyak nyeri di tangan atau tulang selangka selama tinggal di rumah," ujar Jorge Martin, dikutip dari Motorsport, Rabu (4/2)."Jadi, saya menyadari bahwa saya harus menjalani pemeriksaan ulang cedera saya. Saya harus menjalani operasi lagi. Beberapa tulang masih belum sembuh. Saya menjalani operasi secepat mungkin," tambahnya,Jorge Martin tak mampu ngangkat botol minum. Foto: Getty Images/Qian Jun/MB MediaSetelah merasakan kambuh, Martin merasa ragu dengan kondisinya sendiri. Dia bertanya-tanya: apakah tangannya benar-benar sudah siap atau masih perlu tambahan waktu?"Melakukan dua operasi lagi sangat berat, tapi saya memutuskan itu yang terbaik untuk masa depan saya, dan akhirnya bisa mencapai 100 persen karena saya pikir selama 2025 saya belum pernah mencapai 100 persen sepanjang musim," tuturnya."Sayang sekali, tapi akhirnya saya menutup babak itu, dan sekarang saya sudah dalam perjalanan untuk akhirnya mencapai 100 persen," lanjutnya lagi.[Gambas:Youtube]Martin berharap bisa pulih sepenuhnya tepat sebelum tes Buriram pada 21-22 Februari mendatang. Kompetisi musim depan akan dimulai dari GP Tailan di lokasi yang sama seminggu kemudian."Tujuannya adalah untuk hadir di tes Buriram. Kami sedikit di ambang batas untuk hadir di sini (Sepang), tapi akhirnya dokter mengatakan lebih baik menunggu. Saya akan menjalani pemeriksaan lagi pada Senin dan jika semuanya baik-baik saja, maka saya akan mulai mengendarai motor di Spanyol sebelum berangkat ke Tailan," kata Martin.