Mobil konsep Sharp LDK+ Selama puluhan tahun, nama Sharp di Indonesia identik dengan produk rumah tangga: kulkas, televisi, mesin cuci, dan AC. Tapi kini, raksasa elektronik asal Jepang itu tampaknya ingin membawa kenyamanan rumah ke atas roda — lewat sebuah mobil listrik. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Minggu 26 Oktober 2025, langkah berani ini diwujudkan lewat proyek Sharp LDK+, sebuah minivan listrik yang akan diperkenalkan di ajang Japan Mobility Show pada akhir Oktober ini.Mobil konsep ini merupakan hasil kerja sama erat antara Sharp dan Foxconn, perusahaan raksasa asal Taiwan yang dikenal sebagai produsen iPhone dan kini tengah serius masuk ke industri otomotif. Versi terbaru LDK+ disebut jauh lebih siap produksi dibanding prototipe tahun lalu. Bentuknya kini lebih menyerupai minivan konvensional dengan desain depan tegas, lampu LED lebar penuh, serta pintu geser di kedua sisi. Desain dua warna memberikan kesan modern, meski tetap mempertahankan kesederhanaan khas Sharp. Mobil konsep Sharp LDK+ Bagian interiornya menjadi daya tarik utama. Kabin yang luas tanpa pilar tengah memungkinkan akses mudah, sementara kursi pengemudi bisa diputar menghadap ke belakang. Ada pula meja lipat di konsol tengah dan bangku baris kedua yang membuat ruang dalam mobil terasa seperti ruang tamu berjalan. Sharp menyebut konsep LDK+ sebagai “perpanjangan dari ruang keluarga”. Saat mobil berhenti, kabin bisa diubah menjadi bioskop mini berkat proyektor dan layar lipat di bagian belakang. Konsep ini jelas menyasar gaya hidup modern yang menggabungkan teknologi rumah dan mobilitas. Tak berhenti di situ, mobil ini juga dilengkapi platform AIoT milik Sharp, yang memungkinkan mobil terhubung dengan perangkat rumah seperti kulkas, AC, hingga mesin cuci. Bahkan, sistemnya bisa mempelajari kebiasaan pengguna dan mendukung teknologi Vehicle-to-Home (V2H) untuk menyalurkan daya listrik kembali ke rumah.Sharp LDK+ dibangun di atas platform Foxconn Model A, yang dirancang modular agar bisa disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Meski spesifikasi baterai dan performa belum diumumkan, model produksi dikabarkan akan hadir di Jepang pada 2027 sebelum masuk ke pasar Asia Tenggara.