Marc Marquez gagal menyelesaikan balapan MotoGP Thailand 2026. Ban motor Marquez bocor gara-gara velgnya penyok. Kejadian ban kempes juga pernah dialami rekan setimnya, Francesco 'Pecco' Bagnaia.Marquez memang tampil kurang maksimal sepanjang balapan MotoGP Thailand 2026. Meski start dari baris depan, Marquez gagal mengamankan posisi podium. Sepanjang balapan, Marquez lebih banyak anteng di posisi kelima meski ada beberapa aksi menyalip yang mengagumkan.Di beberapa lap terakhir, Marquez sempat mendekati posisi pebalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, buat bertarung memperebutkan posisi. Tapi pada lap ke-21, Marquez akhirnya menyerah karenan insiden velg pecah dan ban bocor tersebut. Bos Michelin, Piero Taramasso, mengungkapkan masalah yang dialami Marc Marquez saat ban motornya bocor. Menurut Taramasso, peristiwa itu juga sempat dialami Jorge Martin pada sesi Sprint Race sehari sebelumnya.Taramasso bilang, kerusakan velg yang dialami Marquez adalah hal yang telah Michelin lihat sepanjang akhir pekan di Buriram. Menurutnya, masalah itu disebabkan oleh panas dan sifat kerb di sirkuit."Kami mengalami masalah ini sepanjang akhir pekan, banyak velg bengkok ketika mereka kembali ke tenda kami karena sangat panas," jelasnya seperti dikutip Crash."Materialnya sangat lunak, dan kerbnya sangat agresif. Misalnya, kehilangan tekanan (angin) di bagian depan yang dialami Jorge Martin kemarin sama: dia menghantam kerb, roda depan bengkok dan kempes. Jorge mengalami kehilangan tekanan angin secara perlahan, dan Marc kehilangan semua tekanan angin sekaligus," sambungnya.Di MotoGP 2025 lalu, tepatnya di seri GP Malaysia, rekan setim Marquez, Bagnaia, juga pernah mengalami ban kempes saat balapan. Francesco Bagnaia terpaksa mundur dari balapan utama MotoGP Malaysia 2025 saat tersisa tiga lap lagi.Usut punya usut, mundurnya Pecco dari MotoGP Malaysia disebabkan permasalahan ban. Penyuplai ban untuk MotoGP, Michelin, mengungkap ban Pecco Bagnaia bocor."Kami mendeteksi lubang di tengah ban belakang," ungkap Bos Michelin Piero Taramasso dilansir Crash."Pecco merasa motor mulai aneh. Saat dia masuk, kami memeriksa dan melihat tekanan ban antara 0,6 dan 0,7 bar," terangnya lagi.Menurut Taramasso, kebocoran ban itu disebabkan oleh puing-puing. Sebelum Pecco mundur, diketahui ada insiden yang terjadi melibatkan tiga pebalap yaitu Pol Espargaro, Miguel Oliveira, dan Raul Fernandez."Kami menemukan lubang yang disebabkan oleh potongan karbon di lintasan. Sayang sekali karena dia tampil bagus dan bisa mengelola balapan dengan sangat baik, sekaligus masih memiliki sisa bahan bakar," tambah dia."Selama satu atau dua lap, dia merasa ada yang aneh pada motornya. Kemudian tekanan ban turun secara signifikan pada lap berikutnya. Kami perlu menganalisis data untuk melihat tepatnya berapa banyak tekanan hilang. Namun dalam dua lap dia menyadari ada yang salah dan harus mundur," bebernya lagi.